Senin, 09 Januari 2017

Tips Pilih Jurusan Kuliah

Assalamu'alaikum pembaca blog ^-^

Kali ini aku mau cerita tentang pengalamanku tahun lalu waktu mau masuk kuliah. Sama seperti yang sedang dirasakan murid-murid kelas 3 SMA saat ini, dulu aku juga bingung banget buat milih jurusan dan universitas. Bahkan aku udah ngerasa pesimis untuk kuliah di PTN yang bagus karena orangtua tidak mengizinkanku kuliah di luarkota.


Awalnya aku bingung antara harus milih di jurusan yg ekonomi-ekonomi atau sastra inggris, karena aku tertarik buat belajar bahasa inggris dan kebudayaannnya. Oh iya, sebelumnya aku di SMA jurusan IPS, dan aku juga tertarik dengan ekonomi. Terus bulan januari atau februari kalau gak salah, guru BK nyuruh masukin nilai rapor buat penyaringan yang ikut SNMPTN. Nantinya akan dibuat pemeringkatan, dimana 75% ranking atas dari sejumlah murid SMA kelas 3 di sekolahku bisa mendaftar SNMPTN. Dan walhasil, aku diberi kesempatan oleh Allah untuk mendaftar. Padahal orangtua tidak mengizinkanku. Akhirnya aku meyakinkan orangtuaku bahwa kesempatan ini bukanlah kesempatan yang bisa dimiliki setiap orang, jadi seharusnya aku bersyukur mendapat kesempatan ini dan harus menggunakannnya semaksimal mungkin. Karena diluar sana ada banyak orang yang menginginkan kesempatan seperti aku untuk mendaftar SNMPTN tapi mereka tidak bisa. Orangtua pun mengiyakan tapi tetap masih ragu-ragu.


Kemudian aku memantapkan jurusan yang aku pilih. Jujur, dulu aku memilih jurusan manajemen karena kupikir jurusan itu fleksibel prospek kerjanya. Tapi setelah satu semester mengikuti mata kuliah di jurusan ini, dan juga mengenal orang-orang di universitasku yang sebagian dari mereka adalah entrepreneur, aku berubah pikiran untuk menjadi entrepreneur juga. Jadi nantinya dg ilmu manajemen yang aku pelajari dan lingkungan sekitar yang mendukungku, aku ingin menciptakan lapangan kerja saja. Begitu pikirku. Nah, aku telah bilang pada orangtuaku bahwa aku memilih jurusan ini, ini, dan ini. Lalu, orangtua hanya mengiyakan saja.


Pada saat pengumuman SNMPTN aku dinyatakan lolos dan aku memberitahu orangtuaku. Lalu orangtuaku bilang,kenapa tidak milih akuntansi saja? Loh, bapak ini gimana? Aku padahal udah minta saran dan persetujuan jurusan yang akan aku masuki dan setelah aku dinyatakan masuk jurusan manajemen, bapak malah bilang disuruh masuk akuntansi.


Nah, setelah pengumuman itu akhirnya dimintai data orangtua untuk penentuan UKT. Dan akhirnya aku dapat golongan UKT yang menrut aku dan keluargaku terlalu besar. Untungnya, ada banding atau meminta keringanan. Akhirnya aku meminta keringanan dan turun golongan. Aku sudah was-was, dan berpikiran kalau misalkan golongan UKT-ku tidak turun, aku akan melepaskan kesempatan kuliah di univeristas yang telah menerimaku itu. Aku merasa telah terlalu membebani orangtua karena besarnya UKT itu dan juga merasa telah durhaka karena tidak menuruti keinginan orangtua untuk kuliah di kota sendiri saja. Tapi nyatanya Allah punya rencana lain, biaya kuliahku menjadi lebih murah dan orangtua perlahan-lahan mulai menerima keputusanku kuliah diluar kota. Aku sangat-sangat bersyukur kepada Allah. Meskipun aku merasa telah diberi berbagai kesulitan dan pada akhirnya Dia menunjukkan jalan kemudahan untukku. Mungkin ini memang benar jalan yang ditakdirkan-Nya, yang pada awalnya aku ragu tentang jalan ini, sekarang aku percaya dan yakin bahwa Allah telah menuntunku memilih jalan ini dan memudahkanku.



Intinya, aku merasa sangat bersyukur bisa kuliah di universitas yang aku impikan. Dan untuk kalian yang sedang bingung memilih jurusan apa untuk kuliah nanti, kalian harus mantapkan pilihan kalian. Kalau kalian berbeda pendapat dengan orangtua, menurutku yakinkan dulu orangtua tentang pilihan kalian. Kemudian berdoa aja kepada Allah, kalau memang ini jalan kalian, Allah akan membuat hati orangtua kalian luluh dan memberi izin kepada kalian. Dan untuk rintangan-rintangan selanjutnya, masalah biaya kuliah, aku juga yakin kalau kalian berdoa dengan sungguh-sungguh kepda Allah, meminta bantuan dan keringanan kepada-Nya, aku yakin Allah akan menoolong kalian. Karena itu terjadi padaku, aku juga benar-benar takjub karena Allah dengan begitu mudahnya mengabulkan doaku.


Jadi, berikut ini beberapa tips yang telah aku rangkum buat kalian yang galau milih jurusan dan galau mikirn masa depan kalian :
1. Pilih jurusan yang sesuai minat kalian. Kalian lebih tertarik untuk mempelajari apa. Jangan ikut-ikutan teman atau jangan melihat prospek kerjanya saja. Kalian harus memilih jurusan yang akan membuat kalian enjoy menjalaninya.
2. Mantapkan pilihan kalian. Kalian pasti galau mikirin jurusan mana yang mau aku prioritaskan. Maka dari itu, kalian perlu survei lagi tentang jurusan yang kalian pilih dan lagi-lagi jangan lupa untuk berdoa dan shalat tahajud, meminta petunjuk pada Allah. Kalau menurutku sih, dengan cara ini, Allah meyakinkan dan memantapkan pilihan kita.
3. Usaha. Tentunya usaha sangat diperlukan dan seharusnya kalian melakukan usaha yang maksimal dari awal masuk SMA, karena nilai rapor digunakan dalam penyeleksian SNMPTN. Selain usaha itu, mungkin kalian bisa usaha belajar untuk SBMPTN. Tidak ada kata trelmbat dalam belajar. Kalian masih bisa megnejarnya dengan mengikuti tes SBMPTN.
3. Berdoa. Ada cara untuk berdoa yang bisa membuat doa kalian terkabulkan. Menurutku, kalian harus yakin bahwa doa kalian akan dikabulkan oleh Allah. Yang kedua, kalian harus bersungguh-sungguh dalam berdoa. Tunjukkan seberapa pentingnya/berharganya doa yang kalian minta kepada Allah. Yang ketiga, di akhir doa kalian, kalian juga harus tawakal, memasrahkan diri kepada Allah bahwa apapun yang telah dpilihkan Allah adalah hal ynag terbaik untuk kalian. Dalam situasi/kondisi sesulit apapun jangan pernah lupakan Allah. Sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan. Itulah yang Allah katakan kepada kita sebagai umat muslim. Aku pun telah merasakannya, betapapun aku ingin menyerah karena aku merasa rintangan yang aku hadapi untuk kuliah di univ yang aku inginkan begitu sulit (mengenai restu orangtua dan biaya kuliah), Allah nyatanya memberiku kemudahan setelah aku meminta kepada-Nya. Jadi, jangan takut tentang bagaimana masa depan kalian nanti. Kalian hanya perlu berperan sesuai apa yang kalian inginkan dan tetap berpedoman dengan mencari ridho Allah.



Akhir kata, aku meminta maaf kalau ada banyak salah dalam tulisan ini atau banyak perbedaan pendapat antara tulisanku dengan pendapat kalian. Kalau menurut kalian tulisan ini bermanfaat silahkan dipelajari tips-tipsnya, tapi kalaupun tidak bermanfaat, saya berterima kasih karena kalian sudah bersedia membacanya. Tulisan ini sepenuhnya pengalamanku dan pendapat pribadiku. Kalian bisa mengambil bagian mana yang bisa kalian pelajari, dan bagian mana yang buruk yang harus kalian abaikan. Terima kasih. Wassalamu'alaikum... ^-^

0 komentar:

Posting Komentar