Persidangan
A.
Macam-macam ketukan
a. 1 ketukan = - Merumuskan per-point
- Skorsing sidang kurang dari 15 menit
b. 2 ketukan = - Mengesahkan
- Skorsing sidang lebih dari 15 menit
c. 3 ketukan = Pembukaan atau penutupan sidang.
a. 1 ketukan = - Merumuskan per-point
- Skorsing sidang kurang dari 15 menit
b. 2 ketukan = - Mengesahkan
- Skorsing sidang lebih dari 15 menit
c. 3 ketukan = Pembukaan atau penutupan sidang.
B.
Macam-macam Sidang
- Sidang Pleno > MUSPANITRA, RENJA
- Sidang Paripurna > Progam kerja
- Sidang Pimpinan > Peserta terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara
- Sidang Komisi > dalam bidang tertentu
- Sidang Pleno > MUSPANITRA, RENJA
- Sidang Paripurna > Progam kerja
- Sidang Pimpinan > Peserta terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara
- Sidang Komisi > dalam bidang tertentu
KODE KEHORMATAN PRAMUKA
A.
Kode Kehormatan Pramuka terdiri atas janji yang disebut
Satya Pramuka dan ketentuan
moral yang disebut Darma Pramuka.
Satya Pramuka :
a. diucapkan secara
sukarela oleh seorang calon anggota atau calon pengurus Gerakan Pramuka pada
saat pelantikan menjadi anggota atau pengurus;
b. dipergunakan sebagai
pengikat diri pribadi demi kehormatannya untuk diamalkan; dan
c. dipakai sebagai
dasar pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik, baik
sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
Darma Pramuka :
a. Nilai dasar untuk
membina dan mengembangkan akhlak mulia;
b. Sistem nilai yang harus
dihayati, dimiliki, dan diamalkan dalam kehidupan anggota Gerakan Pramuka di
masyarakat;
c. Landasan gerak bagi
Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan kepramukaan yang
diwujudkan dalam kegiatan untuk mendorong peserta didik manunggal dengan
masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, serta memiliki rasa
kebersamaan dan gotong royong; dan
d. kode etik bagi
organisasi dan anggota Gerakan Pramuka.
B.
Kode Kehormatan Pramuka adalah budaya organisasi yang
melandasi sikap dan perilaku setiap anggota Gerakan
Pramuka. Kode Kehormatan Pramuka
ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan
usia dan perkembangan rohani dan jasmani
anggota Gerakan Pramuka.
a. Kode
Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :
1) Janji yang disebut Dwisatya,
selengkapnya berbunyi:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan
bersunguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap
Tuhan Yang Maha Esa , Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
menurut aturan keluarga.
- Setiap hari berbuat
kebaikan.
2) Ketentuan moral yang disebut Dwidarma,
selengkapnya berbunyi:
Dwidarma
1. Siaga berbakti pada
ayah dan ibundanya.
2. Siaga berani dan tidak
putus asa.
b. Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang,
terdiri atas:
1) Janji yang disebut Trisatya,
selengkapnya berbunyi
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan
bersungguh-sungguh:
- Menjalankan kewajibanku terhadap
Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan
pancasila.
- Menolong sesama hidup dan
mempersiapkan diri membangun masyarakat.
- Menepati Dasadarma.
2) Ketentuan moral yang disebut
Dasadarma, selengkapnya berbunyi:
Dasadarma
1. Takwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan
kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang
sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka
bermusyawarah.
5. Rela menolong
dan tabah.
6. Rajin, trampil
dan gembira.
7. Hemat, cermat
dan bersahaja.
8. Disiplin,
berani dan setia.
9.
Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan
dan perbuatan.
c. Kode Kehormatan bagi Pramuka
Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa, terdiri atas:
1) Janji yang disebut Trisatya,
selengkapnya berbunyi:
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan
bersungguh-sungguh:
- Menjalankan
kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia
dan mengamalkan pancasila.
- Menolong sesama hidup
dan ikut serta membangun masyarakat
- Menepati Dasadarma.
2) Ketentuan moral yang disebut
Dasadarma, selengkapnya berbunyi:
Dasadarma
1. Takwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan
kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang
sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka
bermusyawarah.
5. Rela menolong
dan tabah.
6. Rajin, trampil
dan gembira.
7. Hemat, cermat
dan bersahaja.
8. Disiplin,
berani dan setia.
9.
Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan
dan perbuatan.
(Hasil Munaslub 2012)
|
Macam-macam Kegiatan Penegak
1. RAIMUNA
Raimuna adalah pertemuan
Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan
oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna
Daerah, Raimuna Nasional. Kata Raimuna berasal dari bahasa suku Asli di wilayah
Yapen Waropen-[[papua]], yang berasal dari kata ''Rai'' dan ''Muna'' yang
artinya pertemuan ketua suku dalam suatu forum yang menghasilkan suatu tujuan
suci untuk kepentingan bersama.
Raimuna Nasional VIII yang
diadakan pada tahun 2003 merupakan Raimuna Nasional pertama yang diadakan
diluar "kebiasaan" , Raimuna Nasional VIII diadakan di Taman Candi
Prambanan-Yogyakarta , biasanya Raimuna Nasional diselenggarakan di BUPERTA
WILADATIKA - CIbubur-[[Jakarta]]. Untuk Raimuna Nasional yang akan datang
(Raimuna Nasional IX tahun 2008), akan dilaksanakan kembali di BUPER WILADATIKA
- Cibubur-Jakarta Timur .
2. GLADIAN PIMPINAN SATUAN
Gladian Pimpinan Satuan, adalah
kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama,
Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga, yang bertujuan memberikan
pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat diselenggarakan
oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir daerah dan
Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.
3. PERKEMAHAN
Perkemahan, adalah pertemuan
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk
mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan
Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan
hari libur, dan sejenisnya.
4. PERKEMAHAN WIRAKARYA
Perkemahan Wirakarya (PW),
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan
besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam
kegiatan pembangunan masyarakat. PW diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir
secara reguler, khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.
5.PERKEMAHAN BAKTI
Perkemahan Bakti (Perti),
adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan
besar, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya selama
mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di Satuan karya Pramuka (Saka)
dalam bentuk bakti kepada masyarakat.
6. PERAN SAKA (PERKEMAHAN ANTAR SAKA)
Perkemahan Antar (Peran) Saka,
adalah Kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota
[[Satuan Karya]] Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang
diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan Pramuka memiliki
tujuh Saka. Peran Saka diselenggarakan apabila diikuti minimal oleh dua Satuan
Karya Pramuka.
7. PENGEMBARAAN
Pengembaraan, adalah pertemuan
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka
mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.
8. LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN
Latihan Pengembangan
Kepemimpinan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menanamkan
dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda agar dapat ikut serta
dalam mengelola kwartir dan diharapkan di kemudian hari mampu menduduki posisi
pimpinan dalam Gerakan Pramuka.
9. PPDK
Pelatihan Pengelola Dewan Kerja
(PPDK), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi
anggota Dewan Kerja untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman mengenai
pengelolaan Dewan Kerja, sehingga para anggota Dewan Kerja di wilayah binaannya
dapat mengelola dewan kerjanya secara efektif dan efisien.
10. KURSUS INSTRUKTUR MUDA
Kursus Instruktur Muda, adalah
pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pengembangan potensi Pramuka,
baik sebagai Pribadi, kelompok maupun organisasi untuk mensukseskan pelaksanaan
upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan dan
Penanggulangan Bencana.
11. PENATARAN, SEMINAR, DAN LOKAKARYA
Penataran, Seminar, dan
Lokakarya, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk mengkaji
suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara
bersama, sebagai bahan masukan bagi perkembangan Gerakan Pramuka.
12. SIDANG PARIPURNA
[[Sidang Paripurna]], adalah
pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang tergabung dalam Dewan Kerja
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun program kerja/kegiatan
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu tahun dan akan dijadikan bahan
dalam Rapat Kerja Kwartir.
13. MUSPPANITERA
Musyawarah Pramuka Penegak dan
Pandega Puteri dan Putera (Musppanitera), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega untuk menyusun perencanaan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan
Pramuka Pandega di wilayah kwartir dalam satu masa bakti kwartir/dewan kerja
dan akan dijadikan bahan pada musyawarah kwartirnya.
14. ULANG JANJI
Ulang Janji adalah upacara
pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka Penegak, Pandega dan Anggota
Dewasa yang dilaksanakan pada malam tanggal 14 Agustus dalam rangka Hari Ulang
Tahun Pramuka.
No
|
Tahun
|
Nama
|
Foto
|
1
|
1961-1974
|
||
2
|
1974-1978
|
Letjen. Sarbini
|
|
3
|
1978-1993
|
Letjen. Mashudi
|
|
4
|
1993- 1998
|
Letjen. Himawan Sutanto
|
|
5
|
1998 - 2003
|
Letjen. Rivai Harahap
|
|
6
|
2003 - 2013
|
Prof. Dr. Azrul
Azwar, MPH
|
|
7
|
2013-2018
|
Kode kehormatan adalah suatu norma atau
nilai-nilai luhur dalam kehidupan para anggota Gerakan Pramuka yang merupakan
ukuran atau standart tingkah laku anggota Gerakan Pramuka .
Kode kehormatan terdiri dari :
1.
Janji ( Satya )
2.
Ketentuan moral ( Darma )
Janji berupa Tri Satya :
TRI SATYA
Demi kehormatanku aku berjanji akan
bersungguh-sungguh :
menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan ,
Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila
menolong sesama hidup dan mempersiapkan
diri membangun masyarakat
menepati Dasadarma
Ø Didalam Trisatya
ada 6 kewajiban yaitu :
- kewajiban terhadap tuhan yang maha esa
- kewajiban terhadap NKRI
- kewajiban terhadap Pancasila
- kewajiban terhadap sesame hidup
- kewajiban terhadap masyarakat
- kewajiban terhadap dasadarma
ada perbedaan Trisatya penggalang dan
Trisatya penegak , Pandega dan anggota Dewasa . Perbedaannya adalah jika pada
Trisatya penggalang terdapat kalimat mempersiapkan diri membangun masyarakat ,
maka pada trisatya golongan penegak , pandega dan Anggota Dewasa kalimat
tersebut diubah menjadi ikut serta membangun masyarakat.
Darma berupa Dasadarma :
DASA DARMA
Pramuka itu ;
1.
Taqwa kepada tuhan yang maha esa
2.
cinta alam dan kasih saying sesama manusia
3.
patriot yang sopan dan kesatria
4.
patuh dan suka bermusyawarah
5.
rela menolong dan tabah
6.
rajin , terampil dan gembira
7.
hemat , cermat dan bersahaja
8.
disiplin berani dan setia
9.
bertanggungjwab dan dapat dipercaya
10.
suci dalam pikiran , perkataan dan perbuatan .
jadi dengan adanya ode kehormatan bagi
gerakan Pramuka , diharapkan pola tingkah laku atau tindakan para anggota
Gerakan Pramuka akan menjadi lebih baik . sesuai dengan tujuan dan sasaran dari
pendidikan Gerakan Pramuka seperti tercantum dalam anggaran Dasar Gerakan
Pramuka .
PENGERTIAN DAN FUNGSI AD/ART GERAKAN
PRAMUKA
PENGERTIAN
AD/ART merupakan ketentuan dasar dan
ketentuan operasional bagi suatu organisasi yg mencerminkan aspirasi, visi dan
misi Gerakan Pramuka Indonesia
Pengikat persatuan dan kesatuan Gerakan
Pramuka dalam prinsip, idealisme, tindaklaku, baik organisatoris, sosial,
maupun budaya
Suluh & landasan gerak organisasi
Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuannya
Landasan manajemen & pemberdayaan
sumberdaya Gerakan Pramuka
FUNGSI
AD/ART merupakan landasan kerja dan
landasan gerak Gerakan Pramuka dalam mewujudkan visi dan misinya.
LANDASAN HUKUM GERAKAN PRAMUKA
KEPPRES No 238 Tahun 1961 tentang Gerakan
Pramuka, dengan pertimbangan:
anak-anak dan pemuda Indonesia perlu
dididik untuk menjadi manusia dan warga Negara Ind. Yg berkepribadian dan
berwatak luhur dst.
untuk mencapai maksud dan tujuan tsb harus
dilakukan dilingkungan anak-anak dan pemuda di samping lingkungan kel. dan sek.
sesuai Tap MPRS No I/MPRS/1960 ttg GBHN dan
Tap MPRS No II/MPRS/1960 ttg Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional
Semesta Berencana Tahapan Pertama ’61-’69 mengenai pendidikan pada umumnya dan
pendidikan kepanduan pada khususnya, perlu menetapkan suatu organisasi gerakan
pendidikan kepanduan tunggal untuk diberi tugas melaksanakan pendidikan
tersebut di atas.
SEJARAH SINGKAT AD/ART GERAKAN PRAMUKA
Keppres No 12 Tahun 1971
Keppres No 46 Tahun 1984
Keppres No 57 Tahun 1988
Keppres No 34 Tahun 1999
Keppres No 104 Tahun 2004
POKOK-POKOK PENTING AD/ART GERAKAN PRAMUKA
1.
Pembukaan memuat dasar filosofis dan historis ketentuan dalam
AD GP.
2.
Eksistensi: Nama, Status dan tempat
3.
Asas, Tujuan, Tugas Pokok dan Fungsi
4.
Sistem among, PDK, KH, MK, M dan Kiasan dasar
5.
Organisasi: anggota, jenjang organisasi, kepengurusan, Saka,
DK, Lemdik, Bimbingan, Pemerikasaan keuangan
6.
Musyawarah dan Referendum
7.
Pendapatan, kekayaan
8.
Atribut GP: bendera, panji, himne dan pakaian seragam serta
tanda-tanda
9.
ART, Pembubaran dan perubahan AD.
TUJUAN GERAKAN PRAMUKA
Anggaran Dasar Gerakan Pramuka 2004 pasal 4
…. Dan dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 ….
Melalui Kepramukaan :
… Membentuk kader bangsa dan sekaligus
kader pembangunan yang beriman dan bertaqwa serta berwawasan ilmu pengetahuan
dan teknologi…”
… Membentuk sikap dan perilaku yang
positif, menguasai keterampilan dan kecakapan serta memiliki kecerdasan
emosional sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, yang
percaya kepada kemampuan sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri
serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa, dan
negara…”
ALASAN PENYEMPURNAAN AD GP
1.
AD merupakan landasan kerja GP
2.
GP dihadapkan pada lingkungan yg berubah serta tantangan baru
3.
Perkembangan kepanduan di seluruh dunia
4.
Perlu penyesuaian dengan UU No 22 th 1999, UU No 25 th 1999
dan UU No 23 th 2002 serta UU Sisdiknas.
PERMASALAHAN
1.
Penggolongan usia peserta didik
2.
Keberadaan kelompok usia Pandega-kaderisasi
3.
Otonomi daerah
4.
Pembinaan Gudep Berpangkalan di Sekolah/Kampus dan gudep
wilayah serta serta tersedianya pembina yg berkualitas
5.
Sistem among
6.
Pengembangan Saka Pramuka
HARAPAN
Dengan organisasi yang lincah didukung SDM
berkualitas yang menjalankan tugas sesuai prinsip dan metode kepramukaan, GP
hadir dan siap untuk mendidik kader-kader pembangunan yang trampil serta
memiliki watak dan kepribadian mulia.
PENYEMPURNAAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MUNAS
2003
Alinea 3 Pembukaan, menyesuaikan dgn
paradigma baru yg menyertakan kaum muda.
Alinea 5 Pembukaan, SISTEM AMONG tidak
hanya ditempatkan sbg bagian dari metode kepramukaan krn ia merupakan
sisdiknas.
KETENTUAN YANG DISEMPURNAKAN
PASAL 4 AD, penegasan formulasi tujuan
dengan menambahkan …guna mengembangkan dstnya…
PASAL 5 AD, ditambahkan rumusannya shg
menjadi…..serta membangun dunia yg lebih baik.
PASAL 8 AD, selain mengatur upaya
ditambahkan jg usaha yg dilakukan GP
Pasal 9, Sistem Among
Pasal 16, Pandega masuk dalam kualifikasi
anggota dewasa muda
Pasal 18, (a) anggota muda dan angota
dewasa……
Pasal 20, (5) Pergantian pengurus…..terdiri
dari unsurpengurus lama dan pengurus baru
Pasal 21, SAKA tambah 1 ayat.
Pasal 22, Dewan Kerja
Pasal 24, Bimbingan ayat (4)…..Mabiran yg
diketuai oleh Camat/Kepala Distrik
Pasal 25, BPK ayat (3) ada 2 butir
Pasal 26, Musyawarah ayat (1) butir c ttg
acara pokok Munas
LIMA UNSUR TERPADU DALAM KEPRAMUKAAN
1.
Prinsip Dasar Kepramukaan
2.
Metode Kepramukaan
3.
Kode Kehormatan Pramuka
4.
Motto Gerakan Pramuka
5.
Kiasan Dasar Kepramukaan
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN DAN METODE
KEPRAMUKAAN
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode
Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan Kepramukaan dari pendidikan
lain
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode
Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan
dalam setiap kegiatan.
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode
Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan
kondisi masyarakat.
(AD Gerakan Pramuka 2004 Pasal 10).
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN adalah :
1.
Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2.
Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam
seisinya;
3.
Peduli terhadap diri pribadinya;
4.
Taat Kode Kehormatan Pramuka.
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN BERFUNGSI :
1.
Norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka
2.
Landasarn Kode Etik Gerakan Pramuka
3.
Landasan Sistem Nilai Gerakan Pramuka
4.
Pedoman dan Arah Pembinaan Kaum Muda
5.
Landasan Gerak dan Kegiatan Pramuka mencapai sasaran dan
tujuannya
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 11)
METODE KEPRAMUKAAN
1.
Merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
2.
Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
3.
Belajar sambil melakukan
4.
Sistem berkelompok
5.
Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung
pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rokhani dan jasmani peserta didik
6.
Kegiatan di alam terbuka
7.
Sistem Tanda Kecakapan
8.
Sistem satuan terpisah untuk Putera dan Puteri
9.
Kiasaan dasar
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 12)
MOTTO GERAKAN PRAMUKA
Merupakan bagian terpadu proses Pendidikan
untuk mengingatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti
kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka
Motto Gerakan Pramuka : “SATYAKU
KUDARMAKAN, DARMAKU KUBAKTIKAN”
Merupakan Motto tetap dan tunggal bagi
Gerakan Pramuka, sebagai bagian terpadu proses pendidikan, disosialisasikan
baik di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka
KIASAAN DASAR KEPRAMUKAAN
- PENGERTIAN
Kiasan dasar kepramukaan yaitu gambaran
yang mengesankan dan menyenangkan yang digunakan dalam penyelanggaraan kegiatan
kepramukaan tersebut.
- SUMBER KIASAN DASAR
Sumber kiasan dasar pramuka ada dua yaitu
sejarah perjuangan Indonesia dan budaya bangsa Indonesia.
- PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan kepramukaan
diantaranya:
1.
Pramuka usia 7-10 tahun (SIAGA), kiasan dari perjuangan Budi
Utomo untuk mensiagakan rakyat.
2.
Pramuka usia 11-15 tahun (PENGGALANG), kiasan dari
perjuangan pemuda untuk menggalang persatuan
3.
Pramuka usia 16-20 tahun (PENEGAK), kiasan dari pendirian
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.
Pramuka usia 21-25 tahun (PANDEGA), kiasan dari setelah
merdeka kita mempadegani Indonesia
- Berikut contoh kiasan dasar dalam
pramuka :
1.
Untuk tingkat siaga : hal-hal yang menarik dan fantastis,
untuk mengembangkan imajinasi anggota
2.
Untuk tingkat penggalang : hal yang berkaitan dengan
kepahlawanan dan perjuangan, seperti bersikap pantang menyerah.
3.
Untuk tingkat penegak : hal yang berkaitan dengan
kemasyarakatan, seperti aktif di organisasi, ikut melaksanakan kegiatan kerja
bakti.
4.
Untuk tingkat pandega : hal yang berkaitan dengan simulasi
jabatan kepemimpinan, dengan mengikuti kegiatan pramuka maka secara otomatis
kita akan belajar menjadi pemimpin.
CARA PELAKSANAAN
Kiasan dasar harus dilaksanakan secara
menantang, menyenangkan, dan menarik namun juga harus memperhatikan kondisi
dari anggota pramuka tersebut.
FUNGSI
Fungsi dari kiasan dasar yaitu untuk agar
peserta pramuka lebih kreatif dalam hal apapun dan untuk mengembangkan
imajinasi peserta pramuka.
Pelaksanaan kiasan dasar ini juga berfungsi
untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air karena dilaksanakan berdasarkan sejarah
dan budaya bangsa Indonesia.
RINGKASAN ASEAN DAN PBB
A. ASEAN
Association of Southeast
Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuahorganisasi geo-politik dan
ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia
Tenggara, yang didirikan di Bangkok,8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia,Filipina, Singapura,
dan Thailand.
Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan
pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di
tingkat regionalnya. Negara-negara anggota ASEAN mengadakan rapat umum pada
setiap bulan November.- Anggota ASEAN
Sekarang, ASEAN beranggotakan semua negara
di Asia Tenggara (kecuali Timor Leste dan Papua
Nugini). Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN:
1.
Filipina (negara pendiri)
2.
Indonesia (negara pendiri)
3.
Malaysia (negara pendiri)
4.
Singapura (negara pendiri)
5.
Thailand (negara pendiri)
10.
Kamboja (16 Desember 1998)
ASEAN didirikan oleh lima negara
pemrakarsa, yaitu Indonesia,Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand di
Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penanda tangan Deklarasi
Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia), Narsisco Ramos(Filipina), Tun
Abdul Razak (Malaysia), S.
Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).
Isi Deklarasi Bangkok adalah sebagai
berikut:
1.
Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan
perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara
2.
Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional
3.
Meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk kepentingan
bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan
administrasi
4.
Memelihara kerjasama yang erat di tengah – tengah organisasi
regional dan internasional yang ada
5.
Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan, latihan,
dan penelitian di kawasan Asia Tenggara
Bentuk
Sepuluh batang padi yang
terhimpun terletak di tengah lingkaran merah. Di bawah batang padi ini terdapat
tulisan “asean” huruf kecil dengan jenis huruf helvetica berwarna
biru. Lingkaran merah ini dibatasi cincin putih dan biru.
Makna perlambang
v Lambang ASEAN ini
digunakan sebagai lambang resmi ASEAN.
v Lambang ASEAN
melambangkan kemantapan, perdamaian, persatuan, dan dinamika ASEAN. Warna-warna
lambang — biru, merah, putih dan kuning — adalah warna-warna yang digunakan
dalam berbagai bendera negara-negara anggota ASEAN.
v Warna biru
melambangkan perdamaian dan kemantapan, merah melambangkan keberanian dan
dinamika, putih melambangkan kesucian, dan kuning melambangkan kemakmuran.
v Sepuluh batang padi
yang terikat melambangkan sepuluh negara anggota ASEAN. hal ini melambangkan
harapan para bapak pendiri ASEAN yang memimpikan ASEAN terdiri atas seluruh
sepuluh negara-negara Asia Tenggara yang terikat dalam persahabatan dan
solidaritas.
v Lingkaran melambangkan
persatuan ASEAN.
Hak cipta Lambang ASEAN dimiliki oleh
ASEAN.
B. PBB
Perserikatan Bangsa-Bangsa
atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN)
adalah sebuahorganisasiinternasional yang anggotanya hampir
seluruh negara didunia. Lembaga ini
dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi,perlindungan sosial, hak
asasi dan pencapaian perdamaian dunia.
Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan
di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington,
DC, namun Sidang Umum yang pertama – dihadiri wakil dari
51 negara – baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church
House, London).
Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah
organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai
pendahulu PBB.
Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga
2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk
semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui
kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan. Selain
negara anggota, beberapa organisasi internasional dan organisasi antar-negara
mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang mempunyai kantor di Markas Besar
PBB, dan ada juga yang hanya berstatus sebagai pengamat. Palestina danVatikan adalah
negara bukan anggota (non-member states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta
Suci mempunyai wakil permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor
permanen di PBB)
Sekretaris Jenderal PBB saat ini
adalah Ban Ki-moon asal Korea
Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007 ,
menggantikan Sekretaris Jendral terdahulu, yaitu Kofi Annan dari Ghana.
Organisasi ini memiliki enam organ utama :
1.
Majelis Umum (majelis
musyawarah utama),
2.
Dewan Keamanan (untuk
memutuskan resolusi tertentu untuk perdamaian dan keamanan),
3.
Dewan Ekonomi dan
Sosial (untuk membantu dalam mempromosikan kerjasama ekonomi, sosial
internasional dan pembangunan),
4.
Sekretariat (untuk
menyediakan studi, informasi dan fasilitas yang diperlukan oleh PBB),
5.
Mahkamah Internasional (organ peradilan
primer),
6.
Dewan Perwalian (yang
saat ini tidak aktif).
Instansi Sistem PBB lainnya yang
menonjol termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Program Pangan Dunia (WFP) danDana Anak-anak Perserikatan
Bangsa-Bangsa (UNICEF).
Enam bahasa resmi PBB, yang digunakan dalam
pertemuan antar pemerintah dan pembuatan dokumen-dokumen, adalahArab, Cina, Inggris, Perancis, Rusia,
dan Spanyol.
Gedung Sekretariat PBB berada di markas PBB
di New York City.
5 negara yang mempunyai Hak Veto :
Perancis, RRC, Uni Soviet (Rusia), Inggris, dan USA.
Asas PBB
1.
Persamaan derajat dan kedaulatan semua negara anggota.
2.
Persamaan hak dan kewajiban semua negara anggota.
3.
Penyelesaian sengketa dengan cara damai.
4.
Setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai
ketentuan Piagam PBB.
5.
PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara anggota.
Tujuan PBB
1.
Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2.
Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan
asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri
urusan dalam negeri negara lain.
3.
Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan
masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4.
Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah
timbulnya peperangan.
5.
Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan
atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin,
bahasa, dan agama.
6.
Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja
sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.
SUMBER
:








0 komentar:
Posting Komentar