Rabu, 26 Maret 2014

, ,

Materi Pramuka

Persidangan
A.   Macam-macam ketukan
a. 1 ketukan = - Merumuskan per-point
- Skorsing sidang kurang dari 15 menit
b. 2 ketukan = - Mengesahkan
- Skorsing sidang lebih dari 15 menit
c. 3 ketukan = Pembukaan atau penutupan sidang.
B.    Macam-macam Sidang
- Sidang Pleno > MUSPANITRA, RENJA
- Sidang Paripurna > Progam kerja
- Sidang Pimpinan > Peserta terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara
- Sidang Komisi > dalam bidang tertentu
PDF
Print
E-mail

KODE KEHORMATAN PRAMUKA
A.   Kode Kehormatan Pramuka terdiri atas janji yang disebut Satya Pramuka dan ketentuan
moral yang disebut Darma Pramuka.
Satya Pramuka :
a.    diucapkan secara sukarela oleh seorang calon anggota atau calon pengurus Gerakan Pramuka pada saat pelantikan menjadi anggota atau pengurus;
b.    dipergunakan sebagai pengikat diri pribadi demi kehormatannya untuk diamalkan; dan
c.    dipakai sebagai dasar pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
 Darma Pramuka :
a.    Nilai dasar untuk membina dan mengembangkan akhlak mulia;
b.   Sistem nilai yang harus dihayati, dimiliki, dan diamalkan dalam kehidupan anggota Gerakan Pramuka di masyarakat;
c.   Landasan gerak bagi Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan  kepramukaan yang diwujudkan dalam kegiatan untuk mendorong peserta didik manunggal dengan masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, serta memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong; dan
d.    kode etik bagi organisasi dan anggota Gerakan Pramuka.

B.    Kode Kehormatan Pramuka adalah budaya organisasi yang melandasi sikap dan perilaku  setiap anggota  Gerakan
Pramuka. Kode Kehormatan Pramuka ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan
usia dan perkembangan rohani dan jasmani anggota Gerakan Pramuka.

a.     Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :
1) Janji yang disebut Dwisatya, selengkapnya berbunyi:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:
-  Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa , Negara Kesatuan   Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.      
-   Setiap hari berbuat kebaikan.
2) Ketentuan moral yang disebut Dwidarma, selengkapnya berbunyi:
Dwidarma
1.   Siaga  berbakti  pada ayah dan ibundanya.
2.   Siaga  berani dan tidak putus asa.



b.   Kode Kehormatan bagi Pramuka penggalang, terdiri atas:
1) Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
-  Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan  Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
-   Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
-   Menepati Dasadarma.
2) Ketentuan moral yang disebut Dasadarma, selengkapnya berbunyi:
Dasadarma
1.     Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.     Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.     Patriot yang sopan dan kesatria.
4.     Patuh dan suka bermusyawarah.
5.     Rela menolong dan tabah.
6.     Rajin, trampil dan gembira.
7.     Hemat, cermat dan bersahaja.
8.     Disiplin, berani dan setia.
9.     Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.


c. Kode Kehormatan bagi Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan anggota dewasa, terdiri atas:
1) Janji yang disebut Trisatya, selengkapnya berbunyi:
 Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
-   Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila.
-   Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
-   Menepati Dasadarma.
2) Ketentuan moral yang disebut Dasadarma, selengkapnya berbunyi: 
Dasadarma
1.     Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.     Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.     Patriot yang sopan dan kesatria.
4.     Patuh dan suka bermusyawarah.
5.     Rela menolong dan tabah.
6.     Rajin, trampil dan gembira.
7.     Hemat, cermat dan bersahaja.
8.     Disiplin, berani dan setia.
9.     Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10.  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
(Hasil Munaslub 2012)


Macam-macam Kegiatan Penegak
1. RAIMUNA
Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka, seperti Raimuna Ranting, Raimuna Cabang, Raimuna Daerah, Raimuna Nasional. Kata Raimuna berasal dari bahasa suku Asli di wilayah Yapen Waropen-[[papua]], yang berasal dari kata ''Rai'' dan ''Muna'' yang artinya pertemuan ketua suku dalam suatu forum yang menghasilkan suatu tujuan suci untuk kepentingan bersama.
Raimuna Nasional VIII yang diadakan pada tahun 2003 merupakan Raimuna Nasional pertama yang diadakan diluar "kebiasaan" , Raimuna Nasional VIII diadakan di Taman Candi Prambanan-Yogyakarta , biasanya Raimuna Nasional diselenggarakan di BUPERTA WILADATIKA - CIbubur-[[Jakarta]]. Untuk Raimuna Nasional yang akan datang (Raimuna Nasional IX tahun 2008), akan dilaksanakan kembali di BUPER WILADATIKA - Cibubur-Jakarta Timur .
2. GLADIAN PIMPINAN SATUAN
Gladian Pimpinan Satuan, adalah kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega bagi Pemimpin Sangga Utama, Pemimpin Sangga, dan Wakil Pemimpin Sangga, yang bertujuan memberikan pengetahuan di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinsat diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinsat bila dipandang perlu.
3. PERKEMAHAN
Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diselenggarakan secara reguler untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan dalam satu periode, seperti Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami), perkemahan hari libur, dan sejenisnya.
4. PERKEMAHAN WIRAKARYA
Perkemahan Wirakarya (PW), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat dan ikut serta dalam kegiatan pembangunan masyarakat. PW diselenggarakan oleh semua jajaran kwartir secara reguler, khusus untuk PW Nas, diselenggarakan apabila dipandang perlu.
5.PERKEMAHAN BAKTI
Perkemahan Bakti (Perti), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk perkemahan besar, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya selama mengadakan pembinaan, baik di gugusdepan maupun di Satuan karya Pramuka (Saka) dalam bentuk bakti kepada masyarakat.
6. PERAN SAKA (PERKEMAHAN ANTAR SAKA)
Perkemahan Antar (Peran) Saka, adalah Kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota [[Satuan Karya]] Pramuka (Saka), berbentuk perkemahan besar, yang diselenggarakan oleh kwartir Gerakan Pramuka. Saat ini Gerakan Pramuka memiliki tujuh Saka. Peran Saka diselenggarakan apabila diikuti minimal oleh dua Satuan Karya Pramuka.
7. PENGEMBARAAN
Pengembaraan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega berbentuk penjelajahan, dalam rangka mengaplikasikan pengetahuan tentang ilmu medan, peta, kompas dan survival.
8. LATIHAN PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN
Latihan Pengembangan Kepemimpinan, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menanamkan dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda agar dapat ikut serta dalam mengelola kwartir dan diharapkan di kemudian hari mampu menduduki posisi pimpinan dalam Gerakan Pramuka.
9. PPDK
Pelatihan Pengelola Dewan Kerja (PPDK), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang menjadi anggota Dewan Kerja untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan Dewan Kerja, sehingga para anggota Dewan Kerja di wilayah binaannya dapat mengelola dewan kerjanya secara efektif dan efisien.
10. KURSUS INSTRUKTUR MUDA
Kursus Instruktur Muda, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega pengembangan potensi Pramuka, baik sebagai Pribadi, kelompok maupun organisasi untuk mensukseskan pelaksanaan upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengentasan Kemiskinan dan Penanggulangan Bencana.
11. PENATARAN, SEMINAR, DAN LOKAKARYA
Penataran, Seminar, dan Lokakarya, adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk mengkaji suatu permasalahan dan merumuskan hasil kajian serta memecahkan masalah secara bersama, sebagai bahan masukan bagi perkembangan Gerakan Pramuka.
12. SIDANG PARIPURNA
[[Sidang Paripurna]], adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang tergabung dalam Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun program kerja/kegiatan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam satu tahun dan akan dijadikan bahan dalam Rapat Kerja Kwartir.
13. MUSPPANITERA
Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Puteri dan Putera (Musppanitera), adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyusun perencanaan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di wilayah kwartir dalam satu masa bakti kwartir/dewan kerja dan akan dijadikan bahan pada musyawarah kwartirnya.
14. ULANG JANJI
Ulang Janji adalah upacara pengucapan ulang janji (Trisatya) bagi Pramuka Penegak, Pandega dan Anggota Dewasa yang dilaksanakan pada malam tanggal 14 Agustus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka.


No
Tahun
Nama
Foto
1
1961-1974
Kwarnas I.jpg
2
1974-1978
Letjen. Sarbini
Sarbini.jpg
3
1978-1993
Letjen. Mashudi
Mashudi.jpg
4
1993- 1998
Letjen. Himawan Sutanto
Himawan Soetanto.jpg
5
1998 - 2003
Letjen. Rivai Harahap
Rivai Harahap.jpg
6
2003 - 2013
Prof. Dr. Azrul Azwar, MPH
Azrul Azwar.jpg
7
2013-2018
Adhyaksa Dault.jpg

Kode kehormatan adalah suatu norma atau nilai-nilai luhur dalam kehidupan para anggota Gerakan Pramuka yang merupakan ukuran atau standart tingkah laku anggota Gerakan Pramuka .
Kode kehormatan terdiri dari :
1.     Janji ( Satya )
2.    Ketentuan moral ( Darma )
Janji berupa Tri Satya :
TRI SATYA
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan , Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila
menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
menepati Dasadarma
Ø  Didalam Trisatya ada 6 kewajiban yaitu :
  1. kewajiban terhadap tuhan yang maha esa
  2. kewajiban terhadap NKRI
  3. kewajiban terhadap Pancasila
  4. kewajiban terhadap sesame hidup
  5. kewajiban terhadap masyarakat
  6. kewajiban terhadap dasadarma
ada perbedaan Trisatya penggalang dan Trisatya penegak , Pandega dan anggota Dewasa . Perbedaannya adalah jika pada Trisatya penggalang terdapat kalimat mempersiapkan diri membangun masyarakat , maka pada trisatya golongan penegak , pandega dan Anggota Dewasa kalimat tersebut diubah menjadi ikut serta membangun masyarakat.
Darma berupa Dasadarma :
DASA DARMA
Pramuka itu ;
1.     Taqwa kepada tuhan yang maha esa
2.    cinta alam dan kasih saying sesama manusia
3.    patriot yang sopan dan kesatria
4.    patuh dan suka bermusyawarah
5.    rela menolong dan tabah
6.    rajin , terampil dan gembira
7.    hemat , cermat dan bersahaja
8.    disiplin berani dan setia
9.    bertanggungjwab dan dapat dipercaya
10.  suci dalam pikiran , perkataan dan perbuatan .
jadi dengan adanya ode kehormatan bagi gerakan Pramuka , diharapkan pola tingkah laku atau tindakan para anggota Gerakan Pramuka akan menjadi lebih baik . sesuai dengan tujuan dan sasaran dari pendidikan Gerakan Pramuka seperti tercantum dalam anggaran Dasar Gerakan Pramuka .

PENGERTIAN DAN FUNGSI AD/ART GERAKAN PRAMUKA
PENGERTIAN
AD/ART merupakan ketentuan dasar dan ketentuan operasional bagi suatu organisasi yg mencerminkan aspirasi, visi dan misi Gerakan Pramuka Indonesia
Pengikat persatuan dan kesatuan Gerakan Pramuka dalam prinsip, idealisme, tindaklaku, baik organisatoris, sosial, maupun budaya
Suluh & landasan gerak organisasi Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuannya
Landasan manajemen & pemberdayaan sumberdaya Gerakan Pramuka

FUNGSI
AD/ART merupakan landasan kerja dan landasan gerak Gerakan Pramuka dalam mewujudkan visi dan misinya.
LANDASAN HUKUM GERAKAN PRAMUKA
KEPPRES No 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dengan pertimbangan:
anak-anak dan pemuda Indonesia perlu dididik untuk menjadi manusia dan warga Negara Ind. Yg berkepribadian dan berwatak luhur dst.
untuk mencapai maksud dan tujuan tsb harus dilakukan dilingkungan anak-anak dan pemuda di samping lingkungan kel. dan sek.
sesuai Tap MPRS No I/MPRS/1960 ttg GBHN dan Tap MPRS No II/MPRS/1960 ttg Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahapan Pertama ’61-’69 mengenai pendidikan pada umumnya dan pendidikan kepanduan pada khususnya, perlu menetapkan suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan tunggal untuk diberi tugas melaksanakan pendidikan tersebut di atas.
SEJARAH SINGKAT AD/ART GERAKAN PRAMUKA
Keppres No 12 Tahun 1971
Keppres No 46 Tahun 1984
Keppres No 57 Tahun 1988
Keppres No 34 Tahun 1999
Keppres No 104 Tahun 2004
POKOK-POKOK PENTING AD/ART GERAKAN PRAMUKA
1.     Pembukaan memuat dasar filosofis dan historis ketentuan dalam AD GP.
2.    Eksistensi: Nama, Status dan tempat
3.    Asas, Tujuan, Tugas Pokok dan Fungsi
4.    Sistem among, PDK, KH, MK, M dan Kiasan dasar
5.    Organisasi: anggota, jenjang organisasi, kepengurusan, Saka, DK, Lemdik, Bimbingan, Pemerikasaan keuangan
6.    Musyawarah dan Referendum
7.    Pendapatan, kekayaan
8.    Atribut GP: bendera, panji, himne dan pakaian seragam serta tanda-tanda
9.    ART, Pembubaran dan perubahan AD.


TUJUAN GERAKAN PRAMUKA
Anggaran Dasar Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Dan dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Melalui Kepramukaan :
… Membentuk kader bangsa dan sekaligus kader pembangunan yang beriman dan bertaqwa serta berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi…”
… Membentuk sikap dan perilaku yang positif, menguasai keterampilan dan kecakapan serta memiliki kecerdasan emosional sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, yang percaya kepada kemampuan sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara…”
ALASAN PENYEMPURNAAN AD GP
1.     AD merupakan landasan kerja GP
2.    GP dihadapkan pada lingkungan yg berubah serta tantangan baru
3.    Perkembangan kepanduan di seluruh dunia
4.    Perlu penyesuaian dengan UU No 22 th 1999, UU No 25 th 1999 dan UU No 23 th 2002 serta UU Sisdiknas.
PERMASALAHAN
1.     Penggolongan usia peserta didik
2.    Keberadaan kelompok usia Pandega-kaderisasi
3.    Otonomi daerah
4.    Pembinaan Gudep Berpangkalan di Sekolah/Kampus dan gudep wilayah serta serta tersedianya pembina yg berkualitas
5.    Sistem among
6.    Pengembangan Saka Pramuka

HARAPAN
Dengan organisasi yang lincah didukung SDM berkualitas yang menjalankan tugas sesuai prinsip dan metode kepramukaan, GP hadir dan siap untuk mendidik kader-kader pembangunan yang trampil serta memiliki watak dan kepribadian mulia.
PENYEMPURNAAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MUNAS 2003
Alinea 3 Pembukaan, menyesuaikan dgn paradigma baru yg menyertakan kaum muda.
Alinea 5 Pembukaan, SISTEM AMONG tidak hanya ditempatkan sbg bagian dari metode kepramukaan krn ia merupakan sisdiknas.
KETENTUAN YANG DISEMPURNAKAN
PASAL 4 AD, penegasan formulasi tujuan dengan menambahkan …guna mengembangkan dstnya…
PASAL 5 AD, ditambahkan rumusannya shg menjadi…..serta membangun dunia yg lebih baik.
PASAL 8 AD, selain mengatur upaya ditambahkan jg usaha yg dilakukan GP
Pasal 9, Sistem Among
Pasal 16, Pandega masuk dalam kualifikasi anggota dewasa muda
Pasal 18, (a) anggota muda dan angota dewasa……
Pasal 20, (5) Pergantian pengurus…..terdiri dari unsurpengurus lama dan pengurus baru
Pasal 21, SAKA tambah 1 ayat.
Pasal 22, Dewan Kerja
Pasal 24, Bimbingan ayat (4)…..Mabiran yg diketuai oleh Camat/Kepala Distrik
Pasal 25, BPK ayat (3) ada 2 butir
Pasal 26, Musyawarah ayat (1) butir c ttg acara pokok Munas

LIMA UNSUR TERPADU DALAM KEPRAMUKAAN
1.     Prinsip Dasar Kepramukaan
2.    Metode Kepramukaan
3.    Kode Kehormatan Pramuka
4.    Motto Gerakan Pramuka
5.    Kiasan Dasar Kepramukaan
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN DAN METODE KEPRAMUKAAN
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan Kepramukaan dari pendidikan lain
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan kondisi masyarakat.
(AD Gerakan Pramuka 2004 Pasal 10).
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN adalah :
1.     Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2.    Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
3.    Peduli terhadap diri pribadinya;
4.    Taat Kode Kehormatan Pramuka.
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN BERFUNGSI :
1.     Norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka
2.    Landasarn Kode Etik Gerakan Pramuka
3.    Landasan Sistem Nilai Gerakan Pramuka
4.    Pedoman dan Arah Pembinaan Kaum Muda
5.    Landasan Gerak dan Kegiatan Pramuka mencapai sasaran dan tujuannya
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 11)
METODE KEPRAMUKAAN
1.     Merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
2.    Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
3.    Belajar sambil melakukan
4.    Sistem berkelompok
5.    Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rokhani dan jasmani peserta didik
6.    Kegiatan di alam terbuka
7.    Sistem Tanda Kecakapan
8.    Sistem satuan terpisah untuk Putera dan Puteri
9.    Kiasaan dasar
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 12)
MOTTO GERAKAN PRAMUKA
Merupakan bagian terpadu proses Pendidikan untuk mengingatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka
Motto Gerakan Pramuka : “SATYAKU KUDARMAKAN, DARMAKU KUBAKTIKAN”
Merupakan Motto tetap dan tunggal bagi Gerakan Pramuka, sebagai bagian terpadu proses pendidikan, disosialisasikan baik di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka
KIASAAN DASAR KEPRAMUKAAN
  • PENGERTIAN
Kiasan dasar kepramukaan yaitu gambaran yang mengesankan dan menyenangkan yang digunakan dalam penyelanggaraan kegiatan kepramukaan tersebut.
  • SUMBER KIASAN DASAR
Sumber kiasan dasar pramuka ada dua yaitu sejarah perjuangan Indonesia dan budaya bangsa Indonesia.
  • PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan kepramukaan diantaranya:
1.     Pramuka usia 7-10 tahun (SIAGA), kiasan dari perjuangan Budi Utomo untuk mensiagakan rakyat.
2.    Pramuka usia 11-15 tahun (PENGGALANG), kiasan dari perjuangan  pemuda untuk menggalang persatuan
3.    Pramuka usia 16-20 tahun (PENEGAK), kiasan dari pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.    Pramuka usia 21-25 tahun (PANDEGA), kiasan dari setelah merdeka kita mempadegani Indonesia

  • Berikut contoh kiasan dasar dalam pramuka :
1.     Untuk tingkat siaga : hal-hal yang menarik dan fantastis, untuk mengembangkan imajinasi anggota
2.    Untuk tingkat penggalang : hal yang berkaitan dengan kepahlawanan dan perjuangan, seperti bersikap pantang menyerah.
3.    Untuk tingkat penegak : hal yang berkaitan dengan kemasyarakatan, seperti aktif di organisasi, ikut melaksanakan kegiatan kerja bakti.
4.    Untuk tingkat pandega : hal yang berkaitan dengan simulasi jabatan kepemimpinan, dengan mengikuti kegiatan pramuka maka secara otomatis kita akan belajar menjadi pemimpin.
CARA PELAKSANAAN
Kiasan dasar harus dilaksanakan secara menantang, menyenangkan, dan menarik namun juga harus memperhatikan kondisi dari anggota pramuka tersebut.
FUNGSI
Fungsi dari kiasan dasar yaitu untuk agar peserta pramuka lebih kreatif dalam hal apapun dan untuk mengembangkan imajinasi peserta pramuka.
Pelaksanaan kiasan dasar ini juga berfungsi untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air karena dilaksanakan berdasarkan sejarah dan budaya bangsa Indonesia.
RINGKASAN ASEAN DAN PBB
A. ASEAN
asean-logoAssociation of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuahorganisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok,8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh IndonesiaMalaysia,FilipinaSingapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. Negara-negara anggota ASEAN mengadakan rapat umum pada setiap bulan November.


  • Anggota ASEAN
Sekarang, ASEAN beranggotakan semua negara di Asia Tenggara (kecuali Timor Leste dan Papua Nugini). Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN:
1.     Filipina (negara pendiri)
2.    Indonesia (negara pendiri)
3.    Malaysia (negara pendiri)
4.    Singapura (negara pendiri)
5.    Thailand (negara pendiri)
7.    Vietnam (28 Juli 1995)
8.    Laos (23 Juli 1997)
9.    Myanmar (23 Juli 1997)

ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa, yaitu Indonesia,MalaysiaFilipinaSingapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Menteri luar negeri penanda tangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia), Narsisco Ramos(Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).
Isi Deklarasi Bangkok adalah sebagai berikut:
1.     Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara
2.    Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional
3.    Meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi
4.    Memelihara kerjasama yang erat di tengah – tengah organisasi regional dan internasional yang ada
5.    Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara
Bentuk
Sepuluh batang padi yang terhimpun terletak di tengah lingkaran merah. Di bawah batang padi ini terdapat tulisan “asean” huruf kecil dengan jenis huruf helvetica berwarna biru. Lingkaran merah ini dibatasi cincin putih dan biru.
Makna perlambang
v  Lambang ASEAN ini digunakan sebagai lambang resmi ASEAN.
v  Lambang ASEAN melambangkan kemantapan, perdamaian, persatuan, dan dinamika ASEAN. Warna-warna lambang — biru, merah, putih dan kuning — adalah warna-warna yang digunakan dalam berbagai bendera negara-negara anggota ASEAN.
v  Warna biru melambangkan perdamaian dan kemantapan, merah melambangkan keberanian dan dinamika, putih melambangkan kesucian, dan kuning melambangkan kemakmuran.
v  Sepuluh batang padi yang terikat melambangkan sepuluh negara anggota ASEAN. hal ini melambangkan harapan para bapak pendiri ASEAN yang memimpikan ASEAN terdiri atas seluruh sepuluh negara-negara Asia Tenggara yang terikat dalam persahabatan dan solidaritas.
v  Lingkaran melambangkan persatuan ASEAN.
Hak cipta Lambang ASEAN dimiliki oleh ASEAN.


B. PBB
logo-pbbPerserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuahorganisasiinternasional yang anggotanya hampir seluruh negara didunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasionalkeamanan internasionalpengembangan ekonomi,perlindungan sosialhak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.
Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama – dihadiri wakil dari 51 negara – baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church HouseLondon). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.
Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan. Selain negara anggota, beberapa organisasi internasional dan organisasi antar-negara mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang mempunyai kantor di Markas Besar PBB, dan ada juga yang hanya berstatus sebagai pengamat. Palestina danVatikan adalah negara bukan anggota (non-member states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta Suci mempunyai wakil permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor permanen di PBB)
Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007 , menggantikan Sekretaris Jendral terdahulu, yaitu Kofi Annan dari Ghana.
Organisasi ini memiliki enam organ utama :
1.     Majelis Umum (majelis musyawarah utama),
2.    Dewan Keamanan (untuk memutuskan resolusi tertentu untuk perdamaian dan keamanan),
3.    Dewan Ekonomi dan Sosial (untuk membantu dalam mempromosikan kerjasama ekonomi, sosial internasional dan pembangunan),
4.    Sekretariat (untuk menyediakan studi, informasi dan fasilitas yang diperlukan oleh PBB),
5.    Mahkamah Internasional (organ peradilan primer),
6.    Dewan Perwalian (yang saat ini tidak aktif).
Instansi Sistem PBB lainnya yang menonjol termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Program Pangan Dunia (WFP) danDana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF).
Enam bahasa resmi PBB, yang digunakan dalam pertemuan antar pemerintah dan pembuatan dokumen-dokumen, adalahArabCinaInggrisPerancisRusia, dan Spanyol.
Gedung Sekretariat PBB berada di markas PBB di New York City.
5 negara yang mempunyai Hak Veto : Perancis,  RRC, Uni Soviet (Rusia), Inggris, dan USA.
Asas PBB
1.     Persamaan derajat dan kedaulatan semua negara anggota.
2.    Persamaan hak dan kewajiban semua negara anggota.
3.    Penyelesaian sengketa dengan cara damai.
4.    Setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai ketentuan Piagam PBB.
5.    PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara anggota.
Tujuan PBB
1.     Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2.    Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
3.    Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4.    Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
5.    Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
6.    Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.

SUMBER :

0 komentar:

Posting Komentar