Sabtu, 30 Agustus 2014

DINAMIKA KELOMPOK SOSIAL


A.   Pengertian dinamika kelompok sosial
1.    Menurut Benyamin b.wolman, Dinamika kelompok adalah studi tentang hubungan sebab akibat yang ada di dalam kelompok, tentang perkembangan hubungan sebab akibat yang terjadi di dalam kelompok tentang teknik teknik untuk mengubah hubungan interpersonal dan atittude didalam kelompok
2.    Menurut Soerjono Soekanto, Dinamika kelompok sosial adalah perubahandan erkembangan suatu kelomok yang juga menyangkut gerak atau perilaku kolektif serta kemungkinan terjadinya antar organisme.
3.    Menurut Floyd d. Ruth, Dinamika kelompok adalah analisis dari relasi relasi kelompok sosial berdasarkan prinsip bahwa tingkah laku dalam kelompok itu adalah hasil dari interaksi yang dinamis antara indifidu dalam situasi sosial.

B.   Perkembangan kelompok sosial
1.    Keluarga : Kelompok sosial terkecil yang dijumpai di setiap masyarakat, sebagai unit pergaulan hidup terkecil dalam masyarakat.
2.    Kelompok kekerabatan : Kelompok sosial yang anggotanya mempunyai hubungan darah/persaudaraan. Ada 3sistem kekerabatan yaitu: Patrilineal (garis ayah), Matrilineal (garis ibu) & Bilateral/parental(garis ayah dan garis ibu)
3.    Kelompok okupasional : Kelompok sosial yang memiliki jenis pekerjaan yang sejenis/sama Contoh : kelompok pengacara, kelompok dokter, kelompok guru, dan kelompok rofessional lainnya.
4.    Kelompok volunter : Kelompok-kelompok perintas bagi kelompok lainnya dalam masyarakat. Contoh : Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP)
5.    Masyarakat pedesaan/rural community : Warga suatu masyarakat desa yang mempunyai ikatan yang erat dan mendalam dibanding dengan warga masyarakat lainnya, sistem kehidupan berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan.
6.    Masyarakat perkotaan/urban community : Masyarakat kota identik dengan masyarakat modern karena sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya masa kini.
Ciri : rasional, ada pembagian kerja yang tegas dan jelas, cenderung membentuk kelompok kecil (small group)

C.   Pola-pola hubungan antar kelompok sosial
1.    Akulturasi : Hubungan antar kelompok ras yang bertemu mulai berbaur dan berpadu.
Contoh : hilangnya kebudayaan asli daerah akibat interaksi paksa dengan pemerintahan kolonial belanda.
2.    Dominasi : Terjadi bila suatu kelompok ras menguasai kelompok lain. Contoh : kedatangan bangsa eropa ke benua asia untuk memperoleh SDA.
3.    Paternalisme : Suatu bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok ras pribumi. Contoh : daerah Afrika yang dijajah oleh negara Inggris dan didominasi oleh kaum pendatang atas pribumi
4.    Integrasi : Suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan perhatian khusus pada perbedaan ras tersebut.
5.    Pluralisme : Suatu pola hubungan yang mengakui adanya persamaan hak politik dan hak perdata masyarakat. Contoh : umat islam menghormati umat kristen yang sedang sembahyang

D.   Pendorong terjadinya dinamika  kelompok sosial
1.    Faktor dari dalam kelompok
·         Adanya konflik antar anggota kelompok : konflik yang terjadi di dalam kelompok dapat menyebabkan keretakan dan berubahnya pola hubungan sosial.
·         Adanya perbedaan kepentingan : anggota kelompok yang tidak sepaham akan memisahkan diri dan bergabung dengan kelompok lainnya yang sepaham dengannya.
·         Adanya perbedaan paham
2.    Faktor dari luar kelompok
·         Perubahan situasi sosial. Misal : masyarakat desa yang termasuk kelompok paguyuban setelah mengalami industrialisasi, maka pola dan nilai-nilainya akan bergeser dan menganut ole kelompok patembayan, diantaranya nilai gotong royong menjadi nilai individualis
·         Perubahan situasi ekonomi

·         Perubahan situasi politik, seperti Pergantian elite kekuasaan atau perubahan kebijaksanaan yang dilakukan elite kekuasaan yang dapat menyebabkan perkembangan kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar