A. Pengertian dinamika kelompok sosial
1. Menurut Benyamin b.wolman, Dinamika kelompok adalah studi tentang hubungan sebab
akibat yang ada di dalam kelompok, tentang perkembangan hubungan sebab akibat yang
terjadi di dalam kelompok tentang teknik teknik untuk mengubah hubungan
interpersonal dan atittude didalam kelompok
2. Menurut Soerjono Soekanto, Dinamika kelompok sosial adalah perubahandan
erkembangan suatu kelomok yang juga menyangkut gerak atau perilaku kolektif
serta kemungkinan terjadinya antar organisme.
3. Menurut Floyd d. Ruth, Dinamika kelompok adalah analisis dari relasi relasi
kelompok sosial berdasarkan prinsip bahwa tingkah laku dalam kelompok itu
adalah hasil dari interaksi yang dinamis antara indifidu dalam situasi sosial.
B. Perkembangan kelompok sosial
1. Keluarga : Kelompok sosial terkecil yang dijumpai di setiap masyarakat,
sebagai unit pergaulan hidup terkecil dalam masyarakat.
2. Kelompok
kekerabatan : Kelompok sosial yang anggotanya mempunyai hubungan
darah/persaudaraan. Ada 3sistem kekerabatan yaitu: Patrilineal (garis ayah), Matrilineal (garis ibu) & Bilateral/parental(garis ayah dan garis ibu)
3. Kelompok
okupasional : Kelompok sosial yang memiliki jenis pekerjaan yang
sejenis/sama Contoh : kelompok
pengacara, kelompok dokter, kelompok guru, dan kelompok rofessional lainnya.
4. Kelompok
volunter : Kelompok-kelompok perintas bagi kelompok lainnya dalam
masyarakat. Contoh : Komite Independen Pemantau
Pemilu (KIPP)
5. Masyarakat
pedesaan/rural community : Warga suatu masyarakat desa yang mempunyai ikatan yang
erat dan mendalam dibanding dengan warga masyarakat lainnya, sistem kehidupan
berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan.
6. Masyarakat
perkotaan/urban community : Masyarakat kota identik dengan masyarakat modern
karena sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya masa kini.
Ciri : rasional, ada pembagian kerja yang tegas dan
jelas, cenderung membentuk kelompok kecil (small group)
C. Pola-pola hubungan antar kelompok sosial
1.
Akulturasi
: Hubungan antar kelompok ras yang bertemu mulai berbaur dan berpadu.
Contoh :
hilangnya kebudayaan asli daerah akibat interaksi paksa dengan pemerintahan
kolonial belanda.
2.
Dominasi : Terjadi bila
suatu kelompok ras menguasai kelompok lain. Contoh : kedatangan bangsa eropa ke
benua asia untuk memperoleh SDA.
3.
Paternalisme : Suatu
bentuk dominasi kelompok ras pendatang atas kelompok ras pribumi. Contoh : daerah
Afrika yang dijajah oleh negara Inggris dan didominasi oleh kaum pendatang atas
pribumi
4.
Integrasi : Suatu
pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, tetapi tidak
memberikan perhatian khusus pada perbedaan ras tersebut.
5.
Pluralisme : Suatu pola hubungan
yang mengakui adanya persamaan hak politik dan hak perdata masyarakat. Contoh :
umat islam menghormati umat kristen yang sedang sembahyang
D. Pendorong terjadinya dinamika
kelompok sosial
1. Faktor dari dalam kelompok
·
Adanya konflik
antar anggota kelompok : konflik yang terjadi di dalam kelompok dapat
menyebabkan keretakan dan berubahnya pola hubungan sosial.
·
Adanya perbedaan
kepentingan : anggota kelompok yang tidak sepaham akan memisahkan diri dan
bergabung dengan kelompok lainnya yang sepaham dengannya.
·
Adanya perbedaan paham
2. Faktor dari luar kelompok
·
Perubahan situasi sosial. Misal :
masyarakat desa yang termasuk kelompok paguyuban setelah mengalami
industrialisasi, maka pola dan nilai-nilainya akan bergeser dan menganut ole
kelompok patembayan, diantaranya nilai gotong royong menjadi nilai individualis
·
Perubahan situasi ekonomi
·
Perubahan situasi politik, seperti
Pergantian elite kekuasaan atau perubahan kebijaksanaan yang dilakukan elite
kekuasaan yang dapat menyebabkan perkembangan kelompok-kelompok sosial dalam
masyarakat.

0 komentar:
Posting Komentar