A. PENGERTIAN MASALAH SOSIAL
Definisi menurut beberapa
ahli :
·
Menurut Gillin dan
Gillin, masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur
kebudayaan yang membahayakan kelompok sosial atau mengahambat menghambat
terpenuhinya keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut.
·
Menurut Soerjono
Soekamto, masalah sosial ini timbul karena adanya kekurangan dalam diri manusia
atau kelompok manusia yang bersumber pada faktor ekonomis, biologis,
biopsikologis, dan kebudayaaan.
·
Menurut Horton dan
Leslie, Masalah Sosial yaitu situasi sosial yang tidak diinginkan oleh sejumlah
orang karena dikhawatirkan akan mengganggu sistem sosial dan perilaku
orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah perilaku yang menyimpang dari
nilai atau norma-norma
·
Menurut Blumer
(1971) dan Thompson (1988), yang dimaksud dengan masalah sosial adalah suatu
kondisi yang dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh
yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehingga berdampak kepada sebagian
besar anggota masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui
kegiatan bersama.
·
Menurut Zastrow, masalah
sosial adalah suatu kondisi sosial yang mempengaruhi sejumlah besar orang yang
memerlukan perbaikan segera dengan sekumpulan tindakan-tindakan.
·
Menurut Pincus &
Minahan, masalah sosial adalah suatu situasi atau kondisi sosial yang
dievaluasi oleh orang-orang sebagai suatu situasi atau kondisi yang tidak
mengenakkan atau situasi problematic
·
Menurut Daldjuni, bahwa
masalah sosial adalah suatu kesulitan atau ketimpangan yang bersumber dalam
masyarakat sendiri dan membutukan pemecahan dengan segera, dan semantara itu
orang masaih percaya akan masih dapatnya masalah itu dipecahkan.
B. UNSUR-UNSUR MASALAH SOSIAL
Ø Adanya
suatu situasi atau kondisi sosial;
Ø Adanya
sekelompok orang yang mengevaluasi situasi atau kondisi sosial tersebut;
Ø Adanya
evaluasi terhadap situasi atau kondisi sosial tersebut sebagai tidak
mengenakkan;
Ø Adanya
alasan-alasan mengapa situasi atau kondisi tersebut sebagai tidak mengenakkan.
C. PENYEBAB TERJADINYA MASALAH SOSIAL
Adapun penyebab terjadinya
masalah sosial dapat dijelaskan sebagai berikut :
Ø Adanya
kekurangan dalam diri manusia atau kelompok yang bersumber pada faktor-faktor
ekonomis, biologis, biopsikologis, dan kebudayaan.
Ø Adanya
bentuk penyimpangan sosial di lingkungan masyarakat.
Ø Adanya
pengangguran atau pembatasan sumber alam.
Ø Bertambah
atau berkurangnya penduduk.
Ø Ketimpangan
yang muncul dalam proses penentuan kebijakan.
D. AKIBAT DARI ADANYA MASALAH SOSIAL
1.
Akan terjadi konflik
dalam komunitas, baik konflik yang menyangkut struktur mau pun kultur atau
konflik antara das sein dan das sollen.
2.
Akan menyebabkan
terjadinya perubahan sosial dalam komunitas, baik perubahan yang menyangkut
sistem, struktur maupun kultur itu sendiri.
3.
Akan menyebabkan
terjadinya polarisasi sosial di mana masing-masing komponen dalam komunitas
saling terpisah satu sama lain.
4.
Akan menyebabkan
terjadinya disintegrasi sosial di mana masing -masing komponen dalam komunitas
mengalami disfungsi.
5.
Akan menyebabkan
munculnya kasus -kasus lain sebagai akibat dari adanya kesenjangan antara
cultural goals dan institutionalized means sebagaimana telah dikemukakan di
muka. Untuk mencari bagaimana solusi terbaiknya dalam mengatasi suatu masalah
sosial yang tumbuh dan/atau berkembang dalam suatu komunitas memang t idaklah
mudah, karena apa pun solusi itu semuanya akan tetap tergantung pada apa akar
penyebabnya.
E. JENIS-JENIS MASALAH SOSIAL
Jenis-jenis masalah sosial
dapat diklasifikasikan berdasarkan faktor pendorongnya, yaitu sebagai berikut:
1.
Masalah sosial yang
disebabkan oleh faktor ekonomi.
Masalah
ini didorong adanya ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidup
sendiri secara layak, misalnya : kemiskinan, pengagguran, anak jalanan dan
lain-lain.
2.
Masalah sosial yang
disebabkan oleh faktor budaya.
Masalah
ini dipicu adanya ketidaksesuaian pelaksanaan nilai, norma, dan kepentingan
sosial akibat adanya proses perubahan sosial dan pola masyarakat
heterogen/multikultural. Contoh masalah ini seperti, kenakalan remaja, konflik
antaretnik, diskriminasi gender, dan bahkan pengakuan hak milik kebudayaan
lintas negara.
3.
Masalah sosial yang
disebabkan oleh faktor biologis.
Masalah
ini dapat timbul akibat adanya ketidaksesuaian keadaan lingkungan yang
berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kondisi biologis masyarakat, seperti
adanya wabah penyakit menular, virus penyakit baru, dan makanan beracun.
4.
Masalah sosial yang
disebabkan oleh faktor sosial.
Masalah
ini dipengaruhi oleh faktor sosial yang terjadi akibat nilai dan norma tidak
diakomodasi dalam setiap perilaku individu, misalnya kejahatan/kriminalitas,
pelecehan seksual, korupsi, dan terorisme.
F. PEMECAHAN MASALAH SOSIAL
Masalah sosial dapat
diatasi melalui cara berikut :
Ø Meningkatkan
pemerataan pembangunan dan pendidikan.
Ø menyediakan
modal usaha.
Ø meningkatkan
kesadaran sosial.
Ø mensosialisasikan
nilai dan norma sosial.
Ø mempertegas
sanksi sosial bagi para pelanggar.
Berbagai cara yang dapat
dilakukan oleh berbagai pihak dalam membantu mengatasi masalah sosial antara
lain :
·
Menjadi orang tua
asuh bagi anak sekolah yang kurang mampu.
·
Tokoh agama
memberikan penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi persoalan
sosial.
·
Para pengusaha dan
lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain ikut memberikan beasiswa.
·
Lembaga Bantuan
Hukum (LBH) dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) membantu dalam berbagai bidang
dimulai dengan penyuluhan sampai bantuan berupa materi.
·
Lembaga-lembaga dari
PBB seperti UNESCO, UNICEF, dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintah
Indonesia untuk mengatasi masalah sosial.
·
Para dermawan yang
secara pribadi banyak memberi bantuan kepada masyarakat sekitarnya berupa materi.
·
Organisasi pemuda
seperti karang taruna yang mendidik dan mengarahkan para remaja putus sekolah
dan pemuda untuk berkarya dan berusaha mengatasi pengangguran.
·
Perguruan tinggi
melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan
Selain
cara-cara tersebut di atas, pemerintah juga menggalakkan berbagai program untuk
mengatasi masalah sosial antara lain:
a.
Pemberian Bantuan
Operasional Sekolah (BOS)
b.
BOS diberikan kepada
siswa-siswa sekolah mulai dari sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk
meringankan biaya pendidikan.
c.
Pemberian Bantuan
Langsung Tunai (BLT)
d.
BLT diberikan kepada
masyarakat miskin yang tidak berpenghasilan sebagai dana kompensasi kenaikan
harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
e.
Pemberian Kartu
Askes
f.
Bagi keluarga miskin
pemerintah memberikan kartu Askes untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit
yang ditunjuk dengan biaya ringan atau gratis.
g.
Pemberian Beras Untuk
Masyarakat Miskin (Raskin)
h.
Pemberian bantuan
pangan dari pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah.
i.
Pemberian Sembako
j.
bantuan pangan
lainnya berupa sembako, dengan harga murah.
G. HAMBATAN DALAM MENGATASI MASALAH SOSIAL
·
Berbagai bantuan
dari pemerintah kadang-kadang tidak tepat sasaran. Contohnya orang yang mampu
justru mendapat dana bantuan sedangkan yang miskin tidak mendapat dana bantuan.
·
Kurang disiplinnya
petugas dalam menyalurkan bantuan pemerintah.
·
Terdapat pihak-pihak
yang menyalahgunakan bantuan dari pemerintah maupun luar negeri.
·
Kurang adanya kerja
sama dari masyarakat yang mengalami masalah sosial terhadap bantuan yang
diberikan pemerintah.
·
Penyuluhan maupun
pelatihan keterampilan yang diberikan kepada masyarakat kadang-kadang tidak
ditanggapi sebagaimana mestinya.
·
Ada pihak-pihak yang
kurang peduli dalam masalah-masalah bantuan sosial.

0 komentar:
Posting Komentar