Jaman sekarang, boyband-girlband dan film
korea sedang digandrungi oleh remaja. Mana ada yang tidak mengenal super
junior? Boyband korea yang wajahnya tampan dan unyuk-unyuk itu membuat
orang-orang menyukainya. Girls Generation atau SNSD, siapa yang tidak tau?
Semua orang mengenalnya. Bahkan yang bukan pecinta korea pun, menurutku pasti
tau. Mereka cantik, seksi, dan dance-nya sangat energik. Menurutku seorang pria
yang bisa melakukan dance seperti super junior atau mungkin EXO itu sangat
keren. Amat Sangat.
Aku mengakui bahwa kecantikan dan
ketampanan mereka banyak diperoleh dari operasi plastik(oplas). Tapi siapa yang
memedulikannya? Bagiku, kalau mereka punya kemampuan dan bakat, kenapa kita
harus mempersoalkan masalah operasi plastik? Lagipula, di Korea, oplas sangat
terkenal. Hampir seluruh perempuan korea yang akan memasuki usia 17 tahun
menginginkan operasi plastik sebagai hadiah ulang tahunnya. Hal semacam itu
dianggap wajar di Korea.
Lalu mengenai drama korea. Bagi pecinta drama korea, sangat tidak asing bila kita mendengar judul drama korea "Boys Before Flowers". Itu adalah drama korea pertama yang aku tonton. Setelah menontonnya, aku jadi ingin menonton drama korea yang lainnya. Drama korea tidak sama dengan sinetron yang ada di Indonesia. Sangat berbeda.Drama korea hanya menghabiskan beberapa episode saja. Rata-rata 16-20 episode. Walaupun ada yang sampai episode 80-karena aku pernah melihatnya, tapi lupa judulnya-. Sinetron di Indonesia sampai beratus-ratus episode bahkan ribuan. Ceritanya hanya di ulang-ulang seperti itu saja. Terlalu bertele-tele dan tidak jelas akan masalahnya. Selalu ada tambahan pemain. Selalu si antagonis mengulangi perbuatan jahatnya dan si protagonis hanya bisa menangis-menangis saja. Alurnya sudah bisa di tebak dengan mudah.
Sedangkan film korea, walaupun dalam drama korea selalu ada adegan yang dianggap tidak pantas di Indonesia, seperti berciuman, tapi alurnya jelas. Tujuan dan masalah/konflik dari cerita jelas. Tidak bertele-tele. Aku sangat suka dengan pemeran pria yang sebagian besar dalam drama korea itu bersikap dingin tapi romantis. Ya, dari berpuluh drama yang aku tonton, sang aktor yang bersikap dingin itu membuat
penontonnya gemas. Seperti drama BBF yang aku sebutkan tadi, lalu "Heartstring" yang pemerannya adalah Jung Yong Hwa CNBLUE, "My Love From The Star" Kim Soo Hyun, dan "The Heirs". Oh, mereka sangat menggemaskan.
Tapi bukan hanya drama korea modern saja yang membuatku tertarik.
Dalam drama korea tentang kerajaan juga tak kalah menariknya. Mengenai silsilah
kerajaan, kelas atas-kelas bawah, kaisar, yang mulia, permaisuri, ibu suri,
pakaian hanbok, pengawal kerajaan, semuanya sungguh tidak membosankan. Mungkin
karena hal itu terasa baru untukku, atau karena di negaraku tidak ada hal
semacam itu. Biasanya dalam drama kerajaan, masalahnya adalah seorang yang
mulia yang jatuh cinta pada seorang gadis dari kelas rendahan, seperti dalam
drama "Jang Ok Jung" dan "Jewel in The Palace". Atau
tentang masalah perolehan kekuasaan dan tahta dalam kerajaan. Dan tentang
reinkarnasi, "Rooftop Prince" misalnya.
Aku mengamati pakaian tradisional korea
itu saat drama korea tentang kerajaan sedang ku tonton. Kelihatan anggun dan
indah bagi yang memakainya. Apalagi sopan santun dan tata cara dalam korea
sangat bagus. Membungkuk dengan orang yang lebih tua, dengan yang kedudukannya
lebih tinggi, dengan orang yang baru di kenal maupun belum dikenal. Aku suka
dengan tradisi seperti itu. Bahkan saat orang korea marah pun, mereka tetap
membungkuk hormat dengan lawan bicara mereka saat hendak pergi. Kapan ya
Indonesia bisa seperti itu? Lalu tata cara mereka. Seperti yang terlihat dalam
drama, menuangkan minuman itu ada tata caranya. Ya, hampir sama dengan
Indonesia. Tapi lagi-lagi, aku lebih menyukai cara mereka.
Sekarang kita berpaling dari boyband-girlband dan drama korea dengan kebiasaan masyarakat korea. Mereka adalah orang yang sangat pekerja keras. Kalau tidak salah, aku
pernah membaca, orang korea hanya memiliki waktu tidur 6 jam. Selebihnya untuk bekerja. Jadi tidak salah kalau mereka kaya dan maju. Lalu kebiasaan mereka untuk disiplin dan tepat waktu. Mereka tidak pernah membuang waktu. Dan lihat saja saat mereka mengantri di terminal untuk menunggu bus. Saat bus datang, mereka masuk dengan tertib. Di korea, ku rasa tidak akan terlihat sampah yang melambai di jalan. Mereka selalu membuangnya di tempat sampah. Jalanannya terlihat bersih.
Baiklah, menurutku itu beberapa pendapatku mengenai korea. Dan
saat ini, aku mulai jatuh cinta pada negri ginseng tersebut.



.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


0 komentar:
Posting Komentar