BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Disekitar kita banyak sekali limbah atau sampah-sampah yang sudah
tidak digunakan. Diantara dari sampah tersebut ada beberapa yang dapat kita
jadikan benda yang bermanfaat dan dapat juga dijadikan bahan makanan.
Sampah-sampah tersebut dibedakan menjadi dua, yaitu sampah organik
dan non-organik. Sampah organik misalnya kulit buah, dedaunan kering, sisa
makanan, dan sebagainya. Contoh sampah non-organik antara lain plastik, kaleng,
kaca, kertas, dan sebagainya.
Sampah organik dapat dijadikan pupuk kompos. Dan samaph non-organik
dapat dijadikan daur ulang seperti daur ulang botol air minum plastik dijadikan
tirai jendela, atau pembuatan bingkai foto dari kertas koran bekas.
Pada laporan ini, saya membuat daur ulang sampah organik, yaitu kulit
buah semangka. Kulit buah semangka ini akan dijadikan manisan. Melihat bahwa
banyak sekali kulit buah yang terbuang dan tidak diolah, saya merasa ada yang
dapat dimanfaatkan dari kulit buah tersebut.
B. Rumusan Masalah
Dalam pembuatan daur ulang ini, kita
hanya ingin mengetahui :
1.
Apakah
limbah kulit semangka dapat digunakan kembali?
2.
Limbah
kulit semangka dapat di daur ulang menjadi apa saja?
C.
Tujuan Pembuatan
Tujuan dari daur ulang kulit
semangka ini adalah :
1.
Untuk
mengetahui bahwa limbah kulit semangka masih dapat digunakan ataukah tidak.
2.
Untuk
mengetahui macam-macam benda/makanan daur ulang dari kulit semangka.
D. Manfaat Pembuatan
Manfaat pembuatan daur ulang kulit semangka ini adalah sebagai
berikut :
1.
Manfaat
khusus : untuk memenuhi tugas pembuatan daur ulang dari limbah sampah
2.
Manfaat
umum : mengetahui pemanfaatan daur ulang dari kulit semangka
E.
Waktu dan Tempat
Pembuatan daur ulang kulit semangka
ini dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Sabtu-Minggu, 17 – 18 Mei 2014
Pukul : - Tahap pemotongan : 14.00 (Sabtu)
-
Tahap perendaman :
14.30 (Sabtu) – 06.00 (Minggu)
-
Tahap perebusan dan
pembuatan manisan : 08.00 (Minggu)
Tempat Pembuatan : Kranji
BAB II
Tinjauan Pustaka
A.
Pengertian Daur ulang
Daur ulang mempunyai pengertian sebagai proses
menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat
digunakan kembali. Dengan proses daur ulang, sampah dapat menjadi sesuatu yang
berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru.
Manfaat lainnya adalah menghemat energi, mengurangi polusi, mengurangi
kerusakan lahan dan emisi gas rumah kaca dari pada pada proses pembuat barang
baru.
Daur ulang yang merupakan bagian ketiga adalam proses
hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) dan dapat dilakukan pada sampah
kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, maupun barang elektronik.
Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa
didapatkan dari sampah. Sebagai contoh, proses daur ulang alumunium diyakini
mampu menghemat energi hingga 95% dan mengurangi polusi udara hingga lebih dari
90% dibandingkan proses pembuatan alumunium dari bahan mentah (bijih tambang).
Material-material yang dapat didaur ulang dan
prosesnya diantaranya adalah:
1.
Bahan bangunan
Material bangunan bekas yang telah dikumpulkan dihancurkan dengan mesin penghancur, kadang- kadang bersamaan dengan aspal, batu bata, tanah, dan batu. Hasil yang lebih kasar bisa dipakai menjadi pelapis jalan semacam aspal dan hasil yang lebih halus bisa dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam bata.
Material bangunan bekas yang telah dikumpulkan dihancurkan dengan mesin penghancur, kadang- kadang bersamaan dengan aspal, batu bata, tanah, dan batu. Hasil yang lebih kasar bisa dipakai menjadi pelapis jalan semacam aspal dan hasil yang lebih halus bisa dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam bata.
2.
Baterai
Banyaknya variasi dan ukuran baterai membuat proses daur ulang bahan ini relatif sulit. Mereka harus disortir terlebih dahulu, dan tiap jenis memiliki perhatian khusus dalam pemrosesannya. Misalnya, baterai jenis lama masih mengandung merkuri dan kadmium, harus ditangani secara lebih serius demi mencegah kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia. Baterai mobil umumnya jauh lebih mudah dan lebih murah untuk didaur ulang.
Banyaknya variasi dan ukuran baterai membuat proses daur ulang bahan ini relatif sulit. Mereka harus disortir terlebih dahulu, dan tiap jenis memiliki perhatian khusus dalam pemrosesannya. Misalnya, baterai jenis lama masih mengandung merkuri dan kadmium, harus ditangani secara lebih serius demi mencegah kerusakan lingkungan dan kesehatan manusia. Baterai mobil umumnya jauh lebih mudah dan lebih murah untuk didaur ulang.
3.
Barang Elektronik
Barang elektronik yang populer seperti komputer dan handphone umumnya tidak didaur ulang karena belum jelas perhitungan manfaat ekonominya. Material yang dapat didaur ulang dari barang elektronik misalnya adalah logam yang terdapat pada barang elektronik tersebut (emas, besi, baja, silikon, dll) ataupun bagian-bagian yang masih dapat dipakai (microchip/IC, processor, kabel, resistor, plastik, dll). Namun tujuan utama dari proses daur ulang, yaitu kelestarian lingkungan, sudah jelas dapat menjadi tujuan diterapkannya proses daur ulang pada bahan ini meski manfaat ekonominya masih belum jelas.
Barang elektronik yang populer seperti komputer dan handphone umumnya tidak didaur ulang karena belum jelas perhitungan manfaat ekonominya. Material yang dapat didaur ulang dari barang elektronik misalnya adalah logam yang terdapat pada barang elektronik tersebut (emas, besi, baja, silikon, dll) ataupun bagian-bagian yang masih dapat dipakai (microchip/IC, processor, kabel, resistor, plastik, dll). Namun tujuan utama dari proses daur ulang, yaitu kelestarian lingkungan, sudah jelas dapat menjadi tujuan diterapkannya proses daur ulang pada bahan ini meski manfaat ekonominya masih belum jelas.
4.
Logam
Besi dan baja adalah jenis logam yang paling banyak didaur ulang di dunia. Termasuk salah satu yang termudah karena mereka dapat dipisahkan dari sampah lainnya dengan magnet. Daur ulang meliputi proses logam pada umumnya; peleburan dan pencetakan kembali. Hasil yang didapat tidak mengurangi kualitas logam tersebut. Contoh lainnya adalah alumunium, yang merupakan bahan daur ulang paling efisien di dunia. Namun pada umumnya, semua jenis logam dapat didaur ulang tanpa mengurangi kualitas logam tersebut, menjadikan logam sebagai bahan yang dapat didaur ulang dengan tidak terbatas.
Besi dan baja adalah jenis logam yang paling banyak didaur ulang di dunia. Termasuk salah satu yang termudah karena mereka dapat dipisahkan dari sampah lainnya dengan magnet. Daur ulang meliputi proses logam pada umumnya; peleburan dan pencetakan kembali. Hasil yang didapat tidak mengurangi kualitas logam tersebut. Contoh lainnya adalah alumunium, yang merupakan bahan daur ulang paling efisien di dunia. Namun pada umumnya, semua jenis logam dapat didaur ulang tanpa mengurangi kualitas logam tersebut, menjadikan logam sebagai bahan yang dapat didaur ulang dengan tidak terbatas.
5.
Bahan Lainnya
Kaca dapat juga didaur ulang. Kaca yang didapat dari botol dan lain sebagainya dibersihkan dair bahan kontaminan, lalu dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.
Kaca dapat juga didaur ulang. Kaca yang didapat dari botol dan lain sebagainya dibersihkan dair bahan kontaminan, lalu dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.
6.
Kertas juga dapat didaur ulang
dengan mencampurkan kertas bekas yang telah dijadikan pulp dengan material
kertas baru. Namun kertas akan selalu mengalami penurunan kualitas jika terus
didaur ulang. Hal ini menjadikan kertas harus didaur ulang dengan
mencampurkannya dengan material baru, atau mendaur ulangnya menjadi bahan yang
berkualitas lebih rendah.
7.
Plastik dapat didaur ulang sama
halnya seperti mendaur ulang logam. Hanya saja, terdapat berbagai jenis plastik
di dunia ini. Saat ini di berbagai produk plastik terdapat kode mengenai jenis
plastik yang membentuk material tersebut sehingga mempermudah untuk mendaur
ulang. Suatu kode di kemasan yang berbentuk segitiga 3R dengan kode angka di
tengah-tengahnya .
Proses
atau Tahapan Daur Ulang. Berikut ini merupakan tahap-tahap dari kegiatan daur
ulang yang dapat sobat lakukan:
·
Mengumpulkan; yakni mencari
barang-barang yang telah di buang seperti kertas, botol air mineral, dus susu, kaleng
dan lain-lainya.
·
Memilah; yakni mengelompokkan
sampah yang telah dikumpulkan berdasarkan jenisnya, seperti kaca, kertas, dan
plastik.
·
Menggunakan Kembali; Setelah
dipilah, carilah barang yang masih bisa digunakan kembali secara langsung.
Bersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan.
·
Mengirim; Kirim sampah yang telah
dipilah ke tempat daur ulang sampah, atau menunggu pengumpul barang bekas keliling
yang akan dengan senang hati membeli barang tersebut.
·
Lakukan Daur Ulang Sendiri; Jika
mempunyai waktu dan ketrampilan kenapa tidak melakukan proses daur ulang
sendiri. Dengan kreatifitas berbagai sampah yang telah terkumpul dan dipilah
dapat disulap menjadi barang-barang baru yang bermanfaat.
Manfaat
daur ulang antara lain :
1.
meciptakan lingkungan bersih
2.
mengurangi bakteri2 yang terdapat
di barang2 yang tidak terpakai
3.
dari pada dibakar, pendauran
ulang lebih safety karena tidak menimbulkan polusi
4.
menciptakan nilai pada suatu
barang yang tidak bernilai sebelumnya
5.
menciptakan inovasi yang lebih
brilian, misalnya dengan menggabungkan barang 1 dengan yang lain
6.
dari pada ditimbun, pendauran
ulang akan lebih menguntungkan tanah, misalnya pada kaleng2 bekas yang bersifat
logam,apabila ditimbun akan merusak unsur2 hara yang terkandung di dalam tanah
yang baik bagi tumbuhan
7.
modal yeng dikeluarkan sebagai
alat pendaur relatif sedikit
8.
caranya yang gampang sehingga
dapat dilakukan sendiri
9.
jumlah bahan² yang tak dapat
diuraikan yang beredar menjadi lebih sedikit
10.
dapat menjadi cara alternatif
dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.
B.
Manfaat Daur Ulang Kulit Semangka
Semangka - watermelon atau tembikai (Citrullus lanatus, suku
ketimun-ketimunan Atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari
daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Pada umumnya orang – orang
mengkonsumsi buah semangka hanya dagingnya saja. Daging semangka memiliki rasa
segar karena kaya akan mineral alami yang mampu mengilangkan rasa haus dan
dehidrasi. Biasanya setelah dikonsumsi kulit buah semangka hanya dibuang begitu
saja. Tapi ternyata kulit semangka juga memiliki manfaat bagi kesehatan kita.
Beberapa ilmuan dari Amerika Serikat (USA) yaitu Agnes M. Rimandoa
dan Penelope M. Perkins-Veazie pada tahun 2005 telah menelaah kandungan kulit
semangka. Dari hasil penelitiannya membuktikan bahwa kulit semangka kaya akan
sitrulin.Sitrulin adalah asam α-amino. Namanya berasal dari
Citrullus, bahasa Latin untuk semangka, dari yang pertama kali diisolasi pada
tahun 1930. citrulline bereaksi dengan enzim tubuh dan diubah menjadi arginin,
suatu asam amino yang menguntungkan bagi jantung, sirkulasi darah, dan sistem
imunitas (kekebalan tubuh).
Sitrulin memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia diantaranya :
1.
citrulline
membantu mengeluarkan amonia dari hati. sehingga dapat bersifat detoksifikasi
2.
citrulline
merupakan prekusor arginin yang dapat mensekresi asam nitrit (NO) untuk
vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah. sehingga sitrullin dapat berperan
untuk mengatasi hipertensi.
Selain manfaat sitrulin diatas, sitrulin yang terkandung di dalam
kulit semangka juga bermanfaat untuk kesehatan kulit kita. Kulit semangka dapat
dimanfaatkan sebagai masker. Penggunaan masker semangka dapat mengembalikan
kesegaran wajah setelah beraktivitas. Manfaat kulit semangka untuk kecantikan
juga dapat melembutkan kulit, membuka pori – pori yang tersumbat akibat kotoran,
debu ataupun sisa kosmetik Sitrulin merupakan salah satu zat antioksidan yang
bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Berikut beberapa manfaat kulit semangka :
1.
Darah
tinggi kronis
2.
Radang
ginjal
3.
Sulit
buang air kecil
4.
Sulit
buang air besar kronis
5.
Penyakit
dropsy (sakit gembur-gembur).
6.
Mencegah
infeksi kandung kemih.
7.
Mengeluarkan
cacing usus
8.
Kencing
manis (diabetes melitus)
9.
Sakit
sewaktu bangun tidur pagi akibat alkohol (hangover)
10. Migren
11. Mencegah kerontokan rambut
12. Kulit kasar, luka bakar, dan terbakar matahari
Berikut cara pengolahan kulit semangka untuk beberapa penyakit
tertentu :
1.
Darah
tinggi kronis, Untuk darah tinggi disarankan untuk mengeringkan kulit
semangka lalu ditumbuk halus.Setiap hari diambil 20 gram dari kulit yang
telah ditumbuk itu dan dimasak dengan air secukupnya.Pasien yang meminumnya
secara teratur selama sebulan,penyakit darah tingginya akan dapat tersembuhkan
secara total.
2.
Sedangkan
empat penyakit lain seperti Pasien penderita radang ginjal,sulit buang air
kecil ,sulit buang air besar kronis dan penyakit gembur-gembur disarankan untuk
memotong kecil kulit semangka tersebut lalu dimasak sehingga menjadi
adonan ,lalu disimpan di dalam botol kaca yang ditutup rapi. Kemudian penderita
dianjurkan memakan adonan tersebut satu sendok makan sehari sebelum sarapan
selama sebulan.
BAB III
Proses Pembuatan
A. Alat dan Bahan
·
Kulit buah semangka yang diambil
dari 1 buah semangka
·
Air secukupnya
·
Gula 200 gram atau sesuai selera
·
Daun pandan dan atau sitrun untuk
penyedap
·
Pewarna makanan
·
Air kapur sirih
B. Langkah-Langkah Pembuatan
1. Siapkan
kulit buah semangka. Buang bagian kulit kerasnya yang berwarna hijau gelap.
Untuk membuat manisan ini, hanya diperlukan bagian kulitnya yang agak lunak dan
berwarna putih kehijauan dan kemerahan saja
2. Potong
kulit semangka tersebut menjadi kotak-kotak kecil. Namun, jangan sampai terlalu
kecil. Kira-kira 1-2 cm.
3. Rendam
potongan tersebut dalam air kapur sirih selama 10-12 jam.
4. Setelah
selesai direndam, cuci potongan kulit semangka tersebut sampai bersih.
5. Rebus
air dan gula sebentar, kemudian masukkan potongan kulit semangka dan
bahan-bahan lainnya.
6. Kecilkan
api, tapi tetap dibiarkan menyala sampai airnya hampir habis.
7. Jika
airnya sudah hampir habis, tetapi kulit semangkanya masih belum lunak atau
gulanya masih kurang meresap, tambahkan lagi airnya dan tunggu lagi sampai
hampir habis. Jika terasa kurang manis, tambahkan lagi gula dan airnya. Ulangi
terus cara ini sampai kulit semangkanya terasa enak.
8. Biarkan
beberapa menit sampai suhunya normal.
9. Masukkan
ke dalam lemari es selama beberapa jam sampai suhunya dingin.
10.
Manisan kulit semangka siap
dinikmati.
BAB IV
Penutup
A.
Kesimpulan
Ada beberapa sampah yang dapat di daur ulang dan dijadikan bahan
yang berguna. Salah satunya adalah kulit semangka.
Kulit semangka ini dapat dijadikan manisan kulit buah. Jadi kulit
buah yang kita pikir sebagai sampah, dapat dibuat bahan makanan dan dapat kita
makan sebagai manisan.
B.
Saran
Bagi
para pembaca laporan ini, diharapkan setelah membacanya dapat memilah-milah
sampah atau limbah mana saja yang dapat digunakan dan didaur ulang. Serta dapat
membuat manisan kulit buah dari kulit semangka.
Demikian
laporan yang dapat saya buat, apabila ada kekurangan dan kesalahan mohon
dimaafkan. Terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
Sekian laporan daur ulang kulit semangka yang saya tulis, semoga bermanfaat :-)

0 komentar:
Posting Komentar