Minggu, 17 Maret 2019

10 HARI ISTIMEWA DALAM HIDUPKU



Rasanya masih teringat dan terbayang dengan jelas memoriku tentang tempat itu. Tempat dimana aku bersama teman-teman beruntung lainnya menempa diri menjadi orang yang lebih baik. Akademi Militer Magelang, tempat istimewa dalam sejarah hidupku yang tak pernah ku bayangkan dapat masuk dan belajar di dalamnya. Berkat beasiswa Karya Salemba Empat, aku dan 215 penerima beasiswa KSE dapat mengikuti pelatihan di Akmil selama 10 hari dari tanggal 3-13 Maret 2019. Kegiatan pelatihan ini diberikan kepada penerima beasiswa yang donaturnya adalah PT Perkebunan Nusantara 3 dan sebagian penerima beasiswa dari Give2Asia. Kegiatan ini diikuti oleh 31 PTN di Seluruh Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua dengan jumlah 216 peserta.
H-7 sebelum kegiatan kondisi badanku sangat tidak fit. Aku demam, flu, batuk, pilek dan berlangsung hingga menjelang kegiatan camp. Aku membawa surat keterangan sakit bukan sehat, tapi untungnya selama di Akmil badanku tidak drop lagi. Hari ini akan aku ceritakan semua pengalaman terbaikku di Akmil selama 10 hari.
Awal bulan Februari saat pertama kali aku tahu bahwa aku menjadi salah satu peserta pelatihan bela negara dan kepemimpinan di Akmil yang aku rasakan adalah aku antusias, semangat, merasa bangga juga, dan sedikit khawatir karena ekspektasiku Akmil merupakan tempat yang sangat keras dan ketat dalam disiplin. Namun, aku optimis bisa mengikutinya. Kemudian seminggu sebelum kegiatan, aku hectic mencari perlengkapan kesana kemari. Meminjam kaos polo milik teman, pinjam sepatu, pinjam celana, dan sebagainya. Minta doa restu dari teman-teman dan orang tua supaya aku baik-baik saja disana wkwk.
Sehari sebelum berangkat camp, persiapan sudah matang. Semua perlengkapan sudah masuk koper dan tas. Tapi hatiku goyah, rasanya ingin mengundurkan diri karena takut dan enggan keluar dari zona nyamanku di kehidupan kampus. Akhirnya mau tidak mau aku harus tetap berangkat. Aku sudah menyatakan kesediaanku mengikuti camp dan jikalau aku mengundurkan diri maka konsekuensinya sangat besar. Bisa saja beasiswaku di pending atau bahkan di-cut dari beasiswa KSE ini. Perlu diketahui juga, kalau pelatihan ini menghabiskan biaya sama dengan jumlah beasiswa KSE yang aku terima selama satu tahun, maka dari itu kami yang memiliki kesempatan mengikuti pelatihan ini harus bersyukur dan bersemangat untuk menjalaninya.
Rombongan dari Undip berjumlah 20 orang. Kami berangkat hari Minggu tanggal 3 Maret 2019 pukul 9 pagi dari Tembalang dengan menggunakan bus yang disediakan oleh yayasan. Sedangkan teman-teman lain yang dari luar Pulau Jawa sudah berangkat sejak hari Sabtu. Semua tiket pesawat atau kereta PP dibelikan oleh pihak yayasan. Rombongan Undip sampai di Akmil sekitar pukul setengah 1 siang. Kami makan nasi rica-rica yang kami beli dari Tembalang. Meeting point rombongan selain rombongan Undip ada di kampus UGM. Sehingga sebagian besar mereka menginap di Jogja dulu. Rombongan mereka sampai di Akmil sekitar pukul setengah 3 siang. Mereka dijemput ke UGM dengan menggunakan truk TNI.
Saat mereka sampai, kami anak-anak Undip baru saja bangun dari tidur siang kami wkwk, lebih tepatnya istirahat. Karena selama kami menunggu rombongan lain datang, kami dipersilahkan untuk istirahat di dalam barak. Hari pertama kami masih santai karena ternyata pembukaan acaranya adalah hari Senin tanggal 4 Maret. Dan mulai sejak itu, kami sudah tidak diperbolehkan menggunakan HP. Semua HP peserta dikumpulkan kepada officer.
Nah mulai dari bagian ini akan aku ceritakan memori utama yang paling berkesan dalam pelatihan ini. Sejak hari pertama kami sudah mulai di-pressure, misalnya untuk makan, kami hanya diberi waktu 5 menit untuk menghabiskan makanan. Untuk makan snack pagi, kami hanya diberi waktu 1 menit untuk menghabiskannya. Setiap kesalahan selalu kami tebus dengan push up. Bahkan di hari pertama, aku ingat waktu itu sore hari kami sedang diajak berkeliling akmil dengan jalan kaki, namun barisan kami tidak rapi, gerak kaki kami masih berantakan, pelatih dari TNI menghukum kami untuk guling-guling di aspal, untuk merayap di tanah. Apa yang dirasakan? Tentunya pusing, mual, marah, pengen berhenti dan pulang saja. Tapi kami berpikir dua kali untuk melakukan itu. Kami adalah manusia terpilih yang bisa belajar di Akmil maka akan sangat disayangkan jika kami menyerah di awal. Dan kami yakin bahwasanya segala hukuman yang kami dapatkan merupakan cara mendidik kedisiplinan kami.
Di awal-awal pelatihan kami masih butuh penyesuaian dengan segala tata tertib dan kedisiplinan yang diwajibkan oleh para pelatih. Kami masih sering terlambat saat dipanggil untuk kumpul, masih belum kompak, apatis, dan sebagainya. Namun seiring berjalannya waktu, kami mulai mengenal satu sama lain, saling mengingatkan untuk tidak terlambat, saling berbagi banyak hal misalnya makeup wkwk, saling membantu apabila ada teman kami yang tidak bisa menghabiskan makanannya.
Selama 10 hari itu, kami selalu bangun jam 4 pagi dan tidur jam 12 malam. Kegiatan kami sangat padat. Setelah bangun, kami diwajibkan untuk merapikan tempat tidur. Lalu sholat subuh dan senam pagi. Setelah itu pukul setengah 6 pagi kami harus sudah siap untuk sarapan. Lalu pukul setengah 7 kami mulai materi. Kadang kami menerima materi di luar ruangan misalnya materi PBB, materi motivasi atau lainnya. Kadang juga di dalam ruangan, nama ruangannya adalah Lilirochli. Yang entah kenapa setiap kali kami masuk ke ruangan itu hawanya mengantuk wkwk. Materi berlangsung sampai pukul 9 malam. Sehingga seringkali kami mengantuk saat materi sore/malam. Hal paling berkesan adalah ketika ada diantara kami yang mengantuk, Pelatih Heri akan mengoleskan freshcare di bawah mata kami dan leher kami. Menurutku itu momen lucu yang akan selalu teringat.
Ada satu pelatih yang selalu aku ingat juga, namanya pelatih Agus. Kami disebut beliau sebagai loyalis. Apabila kami berbuat kesalahan, kami akan dipanggil sebagai ‘Pengkhianat’. Dan jika kata itu terucap dari mulut pelatih Agus, kami akan langsung memposisikan diri untuk push up 5 kali. Dan yaaa, disana kami benar dianggap salah, kami salah yaa salah. Jadi tidak ada yang benar. Kami hanya harus patuh dan taat saja. Lalu selama dua malam berturut-turut kami jadi ‘pocong’ akmil wkwk. Kesalahan kami adalah ada sebagian peserta yang kurang rapi dalam menata sprei atau tempat tidurnya. Sehingga kami dihukum pada malam hari sebelum apel malam untuk menggunakan sprei sebagai penutup tubuh sampai atas kepala dan bantal diletakkan diatas kepala. Ini momen lucu dan konyol yang pernah kami alami.
Di Akmil kami juga merasakan momen-momen bahagia yaitu saat makan malam bersama taruna. Kami diberi kesempatan untuk makan malam bersama taruna tingkat 1 sampai taruna tingkat 3. Jadi dalam satu meja panjang mungkin ada sekitar 20 kursi yang diisi 17 taruna dan 3 peserta. Aku ingat, di meja kami ada aku sama Juli teman satu pleton-ku, dan satu cowok di ujung meja. Sebelah kananku taruna tingkat 1 dan sebelah kiriku taruna tingkat 2. Depanku juli, sebelah kiri juli taruna tingkat 3. Untuk taruna tingkat 4 tidak ada di Akmil. Mereka sedang melakukan kegiatan diluar selama 6 bulan, aku kurang paham kegiatannya. Jadi di meja itu kami berbincang-bincang tapi tidak terlalu leluasa. Karena ada senior tingkat 3 yang dihormati, jadi taruna yang aku ajak ngobrol agak menunduk-nunduk jawabnya, menghormati senior yang ada di meja itu. Rasanya senang sekali karena dapat menikmati makan malam bersama mereka hehe.
Momen lainnya yang sangat membekas di hati adalah ketika kami survive di hutan selama dua hari. Kami mencari kayu bakar, mengambil ubi+singkong+ayam yang disediakan pelatih di basecamp yang harus kita turun hutan terlebih dahulu. Kemudian kami memasak bersama, bahkan dalam keadaan hujan, dengan jas hujan warna-warni mengelilingi tumpukan kayu bakar yang asapnya mengepul diatasnya.  Kami makan seadanya, walau hambar, walau ubi keras, kami habiskan. Tak apa kelaparan asal bersama-sama, tak apa makan sedikit asal bersama-sama juga. Kami juga membakar ular, tapi peserta muslim tidak memakannya.
Itu adalah sebagian cerita yang dapat aku tuliskan. Mungkin masih banyak memori lucu, sedih, senang dan perasaan lainnya yang kami alami. Ohya, ada satu lagi momen lucu. Ira, teman satu pletonku, saat kami dibangunkan malam-malam jam 1 karena dia belum tidur dan masih mencuci pakaian, dia ikut berkumpul di lapangan tanpa menggunakan jilbabnya. Agak lucu sihh karena dia lari terbirit-birit ke lapangan dengan pakaian seadanya, sandal, tanpa kerudung sedangkan yang lain sebagian besar sudah mengenakan pakaian yang ditentukan.
Aku lupa cerita, kami dibagi menjadi 8 pleton 2 kompi, yaitu kompi A dan kompi B. Pleton 1A sampai 4A dan 1B sampai 4B. Aku berada di pleton 1B dengan jumlah 27 orang dari berbagai universitas. Teman dekatku di pleton 1B adalah mbak alfa dari undip, juli dari unpad, dan ifah dari ugm. Sebenernya kami dekat satu sama lain. Terlebih karena sering dihukum bersama, sering terlambat bersama, jadi kami saling merasakan kebersamaan.
Aku sangat bersyukur bertemu dengan teman-teman hebat dari seluruh Indonesia. Aku sangat senang mendapatkan banyak ilmu di Akmil meskipun terkadang aku mengantuk di kelas. Aku sangat bahagia dapat makan malam dan diskusi bersama taruna/i. Aku sangat bangga menjadi bagian dari keluarga KSE. Dan saat perpisahan itu datang, di hari terakhir kami berada di Akmil, rasanya sedih sekali. Kami berpisah dengan teman-teman seperjuangan, dengan pelatih-pelatih hebat yang selalu membimbing kami, dengan kehidupan akmil yang pastinya akan selalu kami rindukan. Rasanya kami lupa dengan kehidupan kuliah yang sedang kami jalani, kami pun merasa biasa saja meski 10 hari tanpa HP, kami terbiasa dibentak dihukum, kami terbiasa bersama, menyanyi bersama, menangis dan tertawa bersama. Kalau ada kata yang dapat mengungkapkan perasaan senang yang berlebihan, itulah yang kami rasakan. Pengalaman berharga yang takkan kami lupakan. Momen paling menyenangkan dan sekaligus mendebarkan bagiku. Semoga kami dapat bertemu kembali yaa kawan-kawan seperjuangan. Terima kasih KSE yang telah memberi kesempatan ini. Terima kasih para pelatih yang membimbing kami tanpa bosan tanpa lelah. Terima kasih teman-teman atas kenangan yang kita buat bersama. Terima kasih untuk diriku yang mampu berjuang dan bertahan sampai detik ini. Semoga akan ada cerita-cerita menarik lainnya di masa yang akan datang.




Continue reading 10 HARI ISTIMEWA DALAM HIDUPKU

Senin, 09 Januari 2017

Tips Pilih Jurusan Kuliah

Assalamu'alaikum pembaca blog ^-^

Kali ini aku mau cerita tentang pengalamanku tahun lalu waktu mau masuk kuliah. Sama seperti yang sedang dirasakan murid-murid kelas 3 SMA saat ini, dulu aku juga bingung banget buat milih jurusan dan universitas. Bahkan aku udah ngerasa pesimis untuk kuliah di PTN yang bagus karena orangtua tidak mengizinkanku kuliah di luarkota.


Awalnya aku bingung antara harus milih di jurusan yg ekonomi-ekonomi atau sastra inggris, karena aku tertarik buat belajar bahasa inggris dan kebudayaannnya. Oh iya, sebelumnya aku di SMA jurusan IPS, dan aku juga tertarik dengan ekonomi. Terus bulan januari atau februari kalau gak salah, guru BK nyuruh masukin nilai rapor buat penyaringan yang ikut SNMPTN. Nantinya akan dibuat pemeringkatan, dimana 75% ranking atas dari sejumlah murid SMA kelas 3 di sekolahku bisa mendaftar SNMPTN. Dan walhasil, aku diberi kesempatan oleh Allah untuk mendaftar. Padahal orangtua tidak mengizinkanku. Akhirnya aku meyakinkan orangtuaku bahwa kesempatan ini bukanlah kesempatan yang bisa dimiliki setiap orang, jadi seharusnya aku bersyukur mendapat kesempatan ini dan harus menggunakannnya semaksimal mungkin. Karena diluar sana ada banyak orang yang menginginkan kesempatan seperti aku untuk mendaftar SNMPTN tapi mereka tidak bisa. Orangtua pun mengiyakan tapi tetap masih ragu-ragu.


Kemudian aku memantapkan jurusan yang aku pilih. Jujur, dulu aku memilih jurusan manajemen karena kupikir jurusan itu fleksibel prospek kerjanya. Tapi setelah satu semester mengikuti mata kuliah di jurusan ini, dan juga mengenal orang-orang di universitasku yang sebagian dari mereka adalah entrepreneur, aku berubah pikiran untuk menjadi entrepreneur juga. Jadi nantinya dg ilmu manajemen yang aku pelajari dan lingkungan sekitar yang mendukungku, aku ingin menciptakan lapangan kerja saja. Begitu pikirku. Nah, aku telah bilang pada orangtuaku bahwa aku memilih jurusan ini, ini, dan ini. Lalu, orangtua hanya mengiyakan saja.


Pada saat pengumuman SNMPTN aku dinyatakan lolos dan aku memberitahu orangtuaku. Lalu orangtuaku bilang,kenapa tidak milih akuntansi saja? Loh, bapak ini gimana? Aku padahal udah minta saran dan persetujuan jurusan yang akan aku masuki dan setelah aku dinyatakan masuk jurusan manajemen, bapak malah bilang disuruh masuk akuntansi.


Nah, setelah pengumuman itu akhirnya dimintai data orangtua untuk penentuan UKT. Dan akhirnya aku dapat golongan UKT yang menrut aku dan keluargaku terlalu besar. Untungnya, ada banding atau meminta keringanan. Akhirnya aku meminta keringanan dan turun golongan. Aku sudah was-was, dan berpikiran kalau misalkan golongan UKT-ku tidak turun, aku akan melepaskan kesempatan kuliah di univeristas yang telah menerimaku itu. Aku merasa telah terlalu membebani orangtua karena besarnya UKT itu dan juga merasa telah durhaka karena tidak menuruti keinginan orangtua untuk kuliah di kota sendiri saja. Tapi nyatanya Allah punya rencana lain, biaya kuliahku menjadi lebih murah dan orangtua perlahan-lahan mulai menerima keputusanku kuliah diluar kota. Aku sangat-sangat bersyukur kepada Allah. Meskipun aku merasa telah diberi berbagai kesulitan dan pada akhirnya Dia menunjukkan jalan kemudahan untukku. Mungkin ini memang benar jalan yang ditakdirkan-Nya, yang pada awalnya aku ragu tentang jalan ini, sekarang aku percaya dan yakin bahwa Allah telah menuntunku memilih jalan ini dan memudahkanku.



Intinya, aku merasa sangat bersyukur bisa kuliah di universitas yang aku impikan. Dan untuk kalian yang sedang bingung memilih jurusan apa untuk kuliah nanti, kalian harus mantapkan pilihan kalian. Kalau kalian berbeda pendapat dengan orangtua, menurutku yakinkan dulu orangtua tentang pilihan kalian. Kemudian berdoa aja kepada Allah, kalau memang ini jalan kalian, Allah akan membuat hati orangtua kalian luluh dan memberi izin kepada kalian. Dan untuk rintangan-rintangan selanjutnya, masalah biaya kuliah, aku juga yakin kalau kalian berdoa dengan sungguh-sungguh kepda Allah, meminta bantuan dan keringanan kepada-Nya, aku yakin Allah akan menoolong kalian. Karena itu terjadi padaku, aku juga benar-benar takjub karena Allah dengan begitu mudahnya mengabulkan doaku.


Jadi, berikut ini beberapa tips yang telah aku rangkum buat kalian yang galau milih jurusan dan galau mikirn masa depan kalian :
1. Pilih jurusan yang sesuai minat kalian. Kalian lebih tertarik untuk mempelajari apa. Jangan ikut-ikutan teman atau jangan melihat prospek kerjanya saja. Kalian harus memilih jurusan yang akan membuat kalian enjoy menjalaninya.
2. Mantapkan pilihan kalian. Kalian pasti galau mikirin jurusan mana yang mau aku prioritaskan. Maka dari itu, kalian perlu survei lagi tentang jurusan yang kalian pilih dan lagi-lagi jangan lupa untuk berdoa dan shalat tahajud, meminta petunjuk pada Allah. Kalau menurutku sih, dengan cara ini, Allah meyakinkan dan memantapkan pilihan kita.
3. Usaha. Tentunya usaha sangat diperlukan dan seharusnya kalian melakukan usaha yang maksimal dari awal masuk SMA, karena nilai rapor digunakan dalam penyeleksian SNMPTN. Selain usaha itu, mungkin kalian bisa usaha belajar untuk SBMPTN. Tidak ada kata trelmbat dalam belajar. Kalian masih bisa megnejarnya dengan mengikuti tes SBMPTN.
3. Berdoa. Ada cara untuk berdoa yang bisa membuat doa kalian terkabulkan. Menurutku, kalian harus yakin bahwa doa kalian akan dikabulkan oleh Allah. Yang kedua, kalian harus bersungguh-sungguh dalam berdoa. Tunjukkan seberapa pentingnya/berharganya doa yang kalian minta kepada Allah. Yang ketiga, di akhir doa kalian, kalian juga harus tawakal, memasrahkan diri kepada Allah bahwa apapun yang telah dpilihkan Allah adalah hal ynag terbaik untuk kalian. Dalam situasi/kondisi sesulit apapun jangan pernah lupakan Allah. Sesungguhnya dibalik kesulitan ada kemudahan. Itulah yang Allah katakan kepada kita sebagai umat muslim. Aku pun telah merasakannya, betapapun aku ingin menyerah karena aku merasa rintangan yang aku hadapi untuk kuliah di univ yang aku inginkan begitu sulit (mengenai restu orangtua dan biaya kuliah), Allah nyatanya memberiku kemudahan setelah aku meminta kepada-Nya. Jadi, jangan takut tentang bagaimana masa depan kalian nanti. Kalian hanya perlu berperan sesuai apa yang kalian inginkan dan tetap berpedoman dengan mencari ridho Allah.



Akhir kata, aku meminta maaf kalau ada banyak salah dalam tulisan ini atau banyak perbedaan pendapat antara tulisanku dengan pendapat kalian. Kalau menurut kalian tulisan ini bermanfaat silahkan dipelajari tips-tipsnya, tapi kalaupun tidak bermanfaat, saya berterima kasih karena kalian sudah bersedia membacanya. Tulisan ini sepenuhnya pengalamanku dan pendapat pribadiku. Kalian bisa mengambil bagian mana yang bisa kalian pelajari, dan bagian mana yang buruk yang harus kalian abaikan. Terima kasih. Wassalamu'alaikum... ^-^
Continue reading Tips Pilih Jurusan Kuliah

Sabtu, 10 September 2016

Kesan Mengikuti Seminar EXPLOSION UNDIP 2016



Ada yang sudah pernah mendengar apa itu EXPLOSION? Explosion adalah salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Diponegoro. Explosion merupakan suatu seminar dan talkshow yang diadakan oleh mahasiswa himpunan tersebut, dimana pada tahun 2016 ini Explosion membahas tema “Generasi Bertabur Inspirasi”

Dalam acara seminar yang diadakan pada 27 Agustus 2016 yang lalu, panitia Explosion mengundang beberapa bintang tamu terkenal dan ahli di bidangnya. Mereka adalah dr. Gamal Albinsaid selaku CEO Indonesia Medika, Bpk Tirta Segara selaku Direktur Eksekutif Department Komunikasi Bank Indonesia, Kemal Palevi, dan Merry Riana. Menurut saya, dua bintang tamu terakhir adalah yang paling ditunggu-tunggu oleh para penonton. Dan benar saja, meskipun kedua bintang tamu ini masuk pada sesi kedua yaitu setelah acara makan siang, tetapi kursi penonton masih dipenuhi oleh mereka yang menantikan kehadiran dua bintang tamu ini.

Saya mengikuti acara ini dari tidak dari awal karena pada saat itu, hari Sabtu, saya memiliki jadwal kuliah. Namun saya mengikutinya hingga acara selesai pukul empat sore. Waktu itu saya datang dan sampai di tempat acara yaitu di Gedung Prof. Soedarto Tembalang sekitar pukul setengah sepuluh pagi. Dan saat itu, pembicara pertama yaitu dr. Gamal Albinsaid sudah memasuki sesi tanya jawab. Saya tidak tahu pasti materi apa yang disampaikan oleh pembicara pertama ini karena saya datang terlambat. Dan pada pembicara kedua, Bpk Tirta Segara menyampaikan bagaimana perannya di Bank Indonesia dan juga menyampaikan beberapa hal tentang pengalaman kehidupannya sehingga ia bisa menduduki jabatan itu di Bank Indonesia.

Yang paling saya nantikan adalah Kemal Palevi dan Merry Riana. Mungkin kalian sudah tidak asing lagi mendengar kedua nama ini. Kemal Palevi adalah seorang youtuber. Dia menceritakan tentang kehidupannya hingga ia terkenal seperti sekarang. Dia bercerita bahwa dulu dia kuliah di jurusan yang tidak ia sukai (saya lupa jurusannya), kemudian pada semester 5 kalau tidak salah dia pindah universitas dan masuk ke jurusan teater dan drama tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya. Hal itu ia lakukan karena menurutnya passion yang dia miliki bukan pada jurusan pertama tetapi dalam jurusan yang kedua. Dan akhirnya ia mulai bercerita tentang menjadi seorang youtuber dan sebagainya. Menurutnya, seseorang memiliki passion masing-masing dan hiduplah dengan passion itu. Jangan karena disuruh orangtua dan ikut-ikutan teman/pacar, kalian masuk pada suatu hal yang tidak kalian sukai. Lakukanlah sesuatu yang kalian sukai karena itu yang akan menjadi passion kalian.

Berikutnya adalah Merry Riana, seorang penulis, pengusaha, dan juga motivator wanita nomor satu di Asia. Dia hidup dari keluarga yang sederhana, tidak terlalu mewah. Pada saat krisis moneter tahun 1998, dia harus pindah ke Singapura dan kuliah disana karena Indonesia saat itu tidak aman untuknya. Ia kuliah disana pun harus dengan pinjaman/utang yang mana utang itu jumlahnya sangat besar. Kalau tidak salah, dia mengatakan 40.000 dollar Singapura. Dan kehidupannya di Singapura juga sangatlah sederhana. Ia hanya bisa memakan sepotong roti dan itu pun ia makan di toilet karena ia merasa malu pada teman-temannya yang dapat makan di kantin kampus. Akhirnya dari kehidupannya yang dirasakannya cukup pahit dan sengsara, ia bertekad untuk mencipatkan satu juta dollar pertamanya sebelum usia 30 tahun. Dan itu berhasil dilakukannya. Merry Riana mengajarkan kepada saya dan penonton yang hadir lainnya bahwa bermimpi itu sangatlah penting. Bermimpilah yang besar dan yakinlah bahwa kau BISA melakukannya.


Saya sangat menikmati acara ini. Dan saya merasa bersyukur mengikuti acara ini karena banyak sekali ilmu-ilmu yang saya dapatkan. Saya sangat berterima kasih kepada panitia acara EXPLOSION karena acara sangatlah meriah dan menarik. Sekian dari saya, dan terima kasih !




*maaf ya,fotonya tidak bisa diupload. Sorry :)
Continue reading Kesan Mengikuti Seminar EXPLOSION UNDIP 2016

Rabu, 17 Februari 2016

, , , ,

TAJUK RENCANA


A.    Pengertian Tajuk Rencana
Tajuk rencana merupakan karya tulis semi ilmiah yang dibuat oleh pemimpin redaksi atau editor terhadap isu yang menjadi isu pokok yang dibahas dalam surat kabar tersebut. Tajuk rencana disebut juga editorial. Tulisan tajuk rencana berisi tulisan mengenai sudut pandang atau ulasan atau komentar editor terhadap isu yang sedang hangat atau berita utama pada surat kabar yang diterbitkan. Kenapa tajuk rencana disebut tuisan semi ilmiah, karena dalam tajuk rencana menyajikan fakta yang aktual yang benar-benar terjadi kemudian fakta tersebut ditanggapi oleh editor tentu dalam sudut pandangnya guna menginformasikan harapan kepada pembaca.

B.     Hal-hal yang Berkaitan dengan Tajuk Rencana
1.      Tajuk rencana dapat dengan mudah dikenali karena memiliki ciri yang khas, antara lain:
a.       Merupakan tulisan pendek.
b.      Tergolong prosa nonfiktif semi-ilmiah, karena isu-isu yang ada adalah isu faktual (nyata).
c.       Hanya dimuat di surat kabar.
d.      Gaya bahasa yang formal.
e.       Tajuk recana berisi opini kepala redaksi surat kabar terhadap suatu isu yang sedang hot.
f.       Tulisan tajuk rencana dmaksudnya untuk memberikan pandangan kepada masyarakat serta bermaksud untuk mengajak masyarakat tertarik dengan isu yang sedang diperbincangkan.
2.      Penulisan tajuk rencana memiliki beberapa tujuan, yaitu:
a.       Mengajak masyarakat (pembaca) untuk ikut berpikir dalam masalah (isu/topik) yang sedang hangat terjadi di kehidupan sekitar. 
b.      Memberikan pandangan kepada masyarakat terhadap isu yang sedang berkembang.
3.      Ada beberapa aturan dalam menulis tajuk rencana yang harus dipatuhi, yaitu: 
a.       Data/informasi yang disajikan adalah fakta, nyata, apa adanya.
b.      Penulis harus jujur dan mampu menganalisis isu yang sedang berkembang serta solusinya.
c.       Kesimpulan yang akan diputuskan harus bersifat objektif didasarkan pada data-data yang formal.
d.      Tidak ingin mengambil keuntungan untuk pribadi dari masalah yang dibahas.
e.       Memverifikasi kesimpulan sebelum di publish, hal ini untuk mengurangi kesalahpahaman.
f.       Menanggapi perbedaan pendapat dengan santun. 
4.      Hal-hal yang harus dipertimbangkan sebagai bahan pertimbangan materi tajuk rencana yang hendak ditulis:
a.       Mengungkapkan peristiwa/isu/topik yang faktual (nyata)
b.      Materi bersifat menjelaskan, artinya materi yang disajikan menceritakan kronologi terjadinya peristiwa
c.       Tajuk rencana merupakan sebuah bujukan. Materi-materi yang disampaikan dalam tajuk rencana bersifat bujukan, agar masyarakat ikut terlibat dalam pemikiran yang sama untuk suatu isu.
d.      Materi tajuk dapat juga berupa pujian untuk memuji hasil kinerja seseorang, kelompok, atau pemerintah. 
e.       Materi tajuk bersifat menghibur dengan selingan lelucon.
5.      Seperti pada karya sastra formal lainnya, tajuk rencana yang merupakan tulisan semi-ilmiah memiliki beberapa aturan atau format yang hendak ditulis. Berikut penjelasannya:
a.       Judul, terkait dengan topik/ isu yang hendak dibahas
b.      Latar belakang. menjelaskan sepintas akan isu/ topik.
c.       Tokoh. Mengungkapkan tokoh-tokoh yang terkait (opsional).
d.      Masalah. Mengutarakan masalah yang terjadi dalam isu.
e.       Peristiwa, hal-hal yang terjadi pada isu.
f.       Opini penulis terkait dengan isu tersebut.
g.      Saran  terhadap permasalahan yang muncul pada isu tersebut.
h.      Kesimpulan, ringkasan dari pembahasan.
i.        Anggota redaksi, mengenakan tim yang terlibat dalam pemberitaan dalam surat kabar.

C.    Contoh Tajuk Rencana:

Perhatikan Kualitas Pendidikan di Tanah Air

Minggu-minggu ini orang tua mungkin disibukkan dengan berbagai urusan yang berkaitan dengan kelanjutan pendidikan. Sebagian bisa saja susah ketika menghadapi kenyataan biaya pendidikan ternyata tinggi, bisa juga ada yang terkejut karena anaknya tidak lolos akibat nilai ujian nasional tidak memenuhi standar. Hal terakhir inilah yang barangkali cukup banyak dijumpai di masyarakat. Penerimaan siswa yang semata-mata didasarkan atas nilai ujian nasional, banyak yang disesalkan sekarang. Kontroversi tentang ujian nasional itu sudah berlangsung sejak lama dan dipandang tidak fair untuk merekrut anak didik baru. Tetapi inilah yang terjadi di Indoneisa sekarang.
Mungkin saja beberapa tempat pelaksanaan dari ujian nasional tersebut berlangsung fair dan tertib. Akan tetapi di beberapa tempat lain berlangsung tidak sesuai dengan rencana. Beberapa rumor pernah mengatakan bahwa kunci jawaban telah bocor dan tersebar di masyarakat. Rumor yang mengatakan beberapa guru sengaja membuatkan jawaban kepada siswa, bukan saja agar siswanya mampu mendapatkan nilai tinggi, tetapi demi mendongkrak reputasi lembaganya. Cara-cara seperti ini tentu saja tidak fair dan tidak adil. Kalau misalnya hal terakhir ini terjadi, sangat mungkin anak yang suka bolos, berandalan, dan tidak pintar bisa lolos dengan nilai tinggi. Penerimaan siswa baru yang di dasarkan semata-mata atas nilai ujian nasional, sangat tidak mencerminkan keadilan. Sungguh kasihan anak-anak yang berprestasi dan belajar sungguh-sungguh bertahun-tahun ditumbangkan oleh mereka yang kebetulan mendapatkan kunci jawaban pada saat ujian nasional berlangsung sekitar 3 hari.
Catatan ini sengaja kita ulangi lagi, semata-mata demi tercapainya rasa keadilan dalam pendidikan mumpung minggu ini para orangtua dipusingkan oleh kegiatan yang berkaitan dengan urusan sekolah. Kita sering berbicara soal ketertingalan dengan negara lain di segala bidang. Satu muara jawaban dari persoalan itu adalah kualitas penyelenggaraan pendidikan kita. Penyelenggaraan pendidikan secara formal di Indonesia memang terletak pada sekolah atau lembaga pendidikan tertinggi. Termasuk juga kursus-kursus yang ada. Tetapi kita tetap mengakui bahwa penyelenggaraan pendidikan itu juga lingkungan dan keluarga. Karena berbagai pekerjaan dan karier di Indonesia ditentukan dengan cara-cara formal seperti menunjukkan ijazah, sertifikat, nilai raport, dan sejenisnya, maka mau tidak mau kita mengingatkan lembaga formal ini untuk memperbaiki diri.
Paling dasar sekali pada masalah pendidikan adalah kejujuran dan kemudian kreativitas yang mengembangkan kemampuan nalar peserta didik. Hanya dengan kejujuran dan pengembangan nalar itulah kita akan mampu membentuk manusia yang unggul dan mandiri dan mampu bersaing dengan pihak manapun dalam kehidupan ini. Mereka juga akan mampu menjadi filter di segala bidang demi kemajuan negara. Tetapi apabila kemudian pendidikan kita dihiasi dengan ketidakjujuran, bahkan dari jenjang pendidikan paling rendah, sungguh hasilnya akan merugikan di masa depan.
Pemerintah haruslah tahu dan memahami fenomena ini. Terhadap pelaksanaan ujian nasional, pemerintah harus langsung turun tangan ke bawah, bertanya ke masyarakat, kepada orang tua siswa, juga ke siswa. Tanyakan bagaimana ketegasan psikologis siswa ketika harus mengikuti ujian nasional, bertanyalah kepada orangtua tentang efektivitas ujian tersebut, untuk selanjutnya ambillah langkah yang tegas ketika misalnya ditemukan ketidakadilan dalam pelaksanaan ini.
Kita semua ingin agar negara ini menjadi maju, mampu bersaing di era globalisasi dalam bidang pendidikan. Dengan demikian, tidak ada cara yang lebih baik kecuali memberikan perhatian terhadap masalah pendidikan kita di tanah air.

Analisa :
a.       Opini dalam  tajuk rencana tersebut :
1)      Minggu-minggu ini orangtua mungkin disibukkan dengan berbagai urusan yang berkaitan dengan kelanjutan pendidikan.
2)      Kontroversi tentang ujian nasional itu sudah berlangsung sejak lama dan dipandang tidak fair untuk merekrut anak didik baru.
3)      Sungguh kasihan anak-anak yang berprestasi dan belajar sungguh-sungguh bertahun-tahun ditumbangkan oleh mereka yang kebetulan mendapatkan kunci jawaban pada saat ujian nasional berlangsung sekitar 3 hari.
b.      
Tujuan penulis:
Mengajak pemerintah dan lembaga pendidikan untuk lebih peduli terhadap pendidikan di Indonesia dengan melihat kejujuran dan ketidakjujuran nilai ujian nasional.

c.       Keberpihakan penulis :

Dalam tajuk rencana tersebut, penulis lebih berpihak kepada siswa yang tidak memakai kunci jawaban saat ujian nasional. Keberpihakan ini tidak ditunjukkan sepenuhnya, karena penulis lebih cenderung menonjolkan pihak-pihak yang harus memerhatikan permasalahan yang penulis sebutkan diatas. Pihak-pihak tersebut antara lain orang tua, siswa yang membeli kunci jawaban, dan pemerintah yang dianggap belum mengambil kebijakan apapun terkait kunci jawaban yang beredar di kalangan pelajar.
Continue reading TAJUK RENCANA

Rabu, 30 Desember 2015

Sikapi Kekurangan Kita Dengan Benar

Semua orang punya keistimewaan atau kelebihan masing-masing. Mereka juga punya kekurangan yang berbeda-beda. Tuhan menciptakan manusia tidak untuk sempurna, karena kesempurnaan hanya milik-Nya. Lalu, mengapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki tiap orang berbeda? Karena Tuhan ingin kita saling melengkapi.

Jangan pernah berpikiran,

'Kok dia cantik dan putih kayak gitu ya? Sedangkan aku item kayak gini?'
'Kok dia pinter ya, aku iri sama dia yang punya prestasi banyak banget'

Jangan memandang kelebihan orang lain menjadi kelemahanmu. Tentunya kamu harus berpikir, 'kalo dia bisa pandai, aku juga pasti bisa'. Untuk masalah cantik atau nggak, kita nggak bisa lihat kecantikan  seseorang dari luar aja. Mungkin orang lain punya wajah yang cantik tapi hatinya tidak secantik wajahnya. Ada yang tidak terlalu cantik tapi punya hati yang lembut dan baik.

Contoh lainnya, ada anak yang hanya pandai matematika atau kimia atau bahasa inggris saja, sedangkan mata pelajaran lainnya ia tidak terlalu pandai. Pasti Tuhan telah membagi kelebihan dan kelemahan hamba-Nya sama rata.

Kita harus mengambil sisi positif dari kelebihan dan kelemahan yang kita miliki. Jangan hanya terpaku pada kekurangan kita sehingga kita pesimis dengan kehidupan yang kita miliki. Kembangkan kelebihan kita, pelajari lagi apa yang bisa kita lakukan dengan kelebihan kita itu, dan berprestasilah dengan kelebihan yang kita miliki. Hal itu akan menutupi kekurangan kita, walaupun kekurangan itu tentu saja masih ada karena sekali lagi, kita BUKAN manusia yang sempurna.

Lalu, apa yang harus kita lakukan dengan kekurangan yang kita miliki? Syukuri. Segala sesuatunya pasti ada hikmah atau manfaatnya. Kekurangan kita harus disyukuri. Misalkan saja, semua orang pandai matematika. Lalu guru matematika akan kehilangan pekerjaannya karena semua orang punya kepandaian matematika. Dengan adanya anak yang berbeda-beda kepandaiannya, maka guru-guru ini bisa menjalankan perannya.

Selain mensyukurinya, kita juga harus mengubah kekurangan kita menjadi kelebihan atau setidaknya menjadi sesuatu yang bukan kekurangan kita tapi juga bukan kelebihan. Bagaimana caranya? Usaha. Apapun yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh disertai niat disebut usaha. Kita lemah dalam pelajaran kimia, maka usahalah dengan belajar. Walau hal itu tidak akan menjadi kelebihan kita, setidaknya jangan sampai pelajaran kimia itu menjadi kelemahan kita selama-lamanya.

Jadi, syukuri kelemahan kita, jangan mengeluh dengan apa yang tidak kita miliki, dan manfaatkanlah kelebihan yang kita miliki sebaik-baiknya.
Continue reading Sikapi Kekurangan Kita Dengan Benar

Kamis, 03 Desember 2015

Pengen Banget Kuliah di Luar Negeri

Pernahkah nggak sih kalian kepikiran untuk bisa sekolah di luar negeri dengan beasiswa? Pasti nggak sedikit yang pengen sekolah di luar negeri. Universitas di negara-negara Eropa dan Amerika merupakan universitas terbaik dan paling banyak diminati pelajar seluruh dunia. Tentunya sebagai pelajar yang bersemangat dan selalu haus akan ilmu, saya sendiri pun ingin melanjutkan studi di luar negeri.

Disini usaha sangat dibutuhkan. Saya harus belajar lebih keras daripada teman-teman yang lain, khususnya dalam bahasa Inggris. Saya harus bisa me-manage waktu untuk belajar online mengikuti latihan TOEFL, belajar untuk Ujian Nasional, dan menyempatkan waktu membantu orang tua.

Pasti akan ada beberapa kendala yang dihadapi setiap pelajar untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Masalah biaya hidup menjadi salah satu kendala yang selalu ada. Tidak masalah apabila beasiswa yang diberikan universitas sekaligus biaya hidup. Tapi jika tidak seperti itu, kita harus menguras otak untuk mengatur keuangan kita.

Kendala berikutnya adalah lokasi yang terlalu jauh. Namanya saja luar negeri, tidak akan sedekat Jakarta-Bandung, Semarang-Jogja. Inilah yang menjadi kekhawatiran setiap orang tua. Bahkan ada beberapa orang tua yang tidak memperbolehkan anaknya sekolah di luar kota, apalagi di luar negeri. Itu salah satu hambatan yang sulit diatasi bila kita kurang memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua.

Kadang kita hanya berangan-angan kuliah di luar negeri, liburan ke luar negeri, dapat nilai UN tertinggi, dan sebagainya, tapi kita tidak memikirkan bagaimana jalan yang harus kita tempuh untuk mencapai tujuan kita itu. Ingin kuliah di luar negeri tapi tidak pernah tau soal-soal TOEFL, IELTS, TOEIC, dan sebagainya. Tidak pernah belajar dengan sungguh-sungguh dan selalu berputus asa saat gagal adalah sikap yang akan menjauhkan kita dari impian kita.

Untuk saya pribadi, kendala diatas memang ada. Tapi menurut saya yang paling penting, kita harus meningkatkan semangat belajar kita. Kita harus selalu mencari ilmu, entah itu dari internet, buku, televisi, atau apapun, khususnya bahasa inggris dan jurusan yang ingin kita ambil di luar negeri. Dengan ilmu yang kita miliki, insya allah beasiswa dan bantuan lainnya akan datang. INGAT! Usaha, doa, dan tawakal.

Takdir seseorang bisa berubah sesuai dengan usaha yang dia lakukan :)
Continue reading Pengen Banget Kuliah di Luar Negeri

Sabtu, 10 Oktober 2015

Dear Someone...

Dear Someone,

Aku tidak pernah tau apa alasan aku begitu menyukaimu. Kalau aku bisa meminta, aku tidak akan pernah suka kepada dirimu. Andai saja kamu tidak pernah mendekatiku dan memberiku semua harapan palsu itu. Andai saja, aku menghiraukan semua pesan-pesanmu. Aku yakin aku tidak akan sesakit ini. Menurutmu, kenapa aku merasakan perasaan itu hanya kepadamu? Dan anehnya, aku tidak pernah bisa berpaling dan melupakan serta menghilangkanmu dari pikiranku.

Sudah berapa kali kuperingatkan pada diriku sendiri untuk tidak jatuh dalam pesonamu. Sudah berapa kali aku termakan semua rayuanmu. Dan sudah berapa kali kau menghiraukan perasaanku? Sebenarnya apa tujuanmu membuatku jatuh pada hatimu, lalu kau pergi begitu saja setelah bosan denganku? Kau anggap apa aku? Kau anggap apa perasaanku? Apa maksudmu memberiku harapan-harapan palsu itu? Apa kau tidak tau bahwa hatiku sangat rapuh, lemah, dan peka terhadapmu? Aku berusaha menepis perasaanku dan menghiraukan semua perkataammu. Tapi kau justru semakin sering memberi harapan dan omong kosong.

Menurutmu, apakah hati dapat dibohongi? Aku selalu menekankan pada diriku bahwa kau bukanlah yang terbaik. Dan aku mencoba melupakanmu. Kenapa begitu sulit melupakan dirimu yang hanya beberapa bulan di kehidupanku?

Dan hingga sekarang, aku bahkan tidak bisa merasakan jatuh cinta pada yang lain. Aku bahkan harus menerima semua rasa penasaran ini akan keadaan dirimu sekarang. Semakin sakit saat aku mengetahui kau bersamanya. Ya, aku bukan siapa-siapamu. Bahkan mungkin kau tak pernah tau perasaanku. Tapi kenapa hanya aku yang merasakan perihnya hati ini? Kenapa kau tidak pernah peka terhadap perasaan ini? Kenapa hanya aku seorang yang merasa tersiksa atas perasaan ini?

Aku hanya ingin tau, apakah pernah sekali saja di hidupmu memikirkanku? Memikirkan perasaanku? Mengingatku? Merasa bersalah karena telah memberiku harapan? Aku tau, aku terdengar jahat. Mungkin aku terlalu percaya diri. Mungkin aku terlalu peka. Mungkin aku terlalu berharap. Kau bisa menyalahkanku juga. Kau bisa menyalahkanku tentang perasaan terlalu percaya diriku ini. Sebenarnya kau bukan ingin memberi harapan padaku, tapi aku terlalu berlebihan dalam memaknai kepedulianmu itu padaku. Aku salah mengartikan semua rayuan dan janjimu. Mungkin begitulah kebenarannya.

 Sekali lagi, jika aku diperbolehkan untuk meminta, aku tidak akan pernah meminta untuk suka apalagi jatuh cinta pada dirimu. Itu saja. Salahkanlah aku dengan perasaanku yang terlalu lemah ini. Maybe this is not important to you, but its very important to me. I MISS YOU SO BAD!!!

Heartbreak Girl,

AR

Continue reading Dear Someone...

Minggu, 09 Agustus 2015

5 Seconds of Summer - She's Kinda Hot





Assalamu'alaikum...

Selamat malam. Apa kabar kawan? Hope you guys fine as always.

Kali ini aku bikin postingan tentang lagu 5 Seconds Of Summer yang terbaru. Eits, sebelumnya gue jelasin dulu ya kalo gue itu sekarang lagi ngefans sama mereka lho,khususnya Calum dan Michael. Calum itu cute dan hot banget. Siapa yang setuju??? Dan Michael, humoris banget orangnya. Gue suka gayanya.



Udah tau kan 5SOS ngeluarin lagu baru. Sebenarnya udah lumayan lama sih. Sekitar 3 minggu yang lalu dan kalo gak salah tanggal 3 agustus kemarin music video-nya udah release. Wow, seneng banget deh. Udah lama gue nunggu lagu itu muncul dan begitu gue dengerin...it's amazinggg. Beberapa hari sebelum lagu itu keluar gue selalu stalk akun seputar 5SOS di twitter. Lagu rock yang enak di dengerin ya cuma lagunya 5SOS doang. Yang belum nonton videonya, atau bahkan belum tau lagunya nih aku kasih link-nya yaa.. Selamat menonton dan terpesona. All the love~


Continue reading 5 Seconds of Summer - She's Kinda Hot

Rabu, 22 April 2015

,

Back For You


"Zayn Malik Leaving One Direction"
Tulisan dengan font besar itu terpampang di halaman depan sebuah koran. Dibawahnya terdapat sebuah gambar, sosok yang sangat aku idolakan. Ya, zayn malik. Berita itu layaknya sebuah meteor besar yang mengerikan yang jatuh ke bumi dan meluluhlantakkan semuanya. Sejak berita itu tersebar, rasanya hidupku tak berguna lagi. Zayn Malik adalah sosok yang sangat aku kagumi. Aku belajar banyak darinya. Dia yang berjuang dengan segala cemoohan diluar sana, yang menganggapnya sebagai teroris. Dia yang selalu mencintai keluarganya dan berusaha membanggakan orang tuanya. Dia menunjukkan ke dunia dengan talentanya yang luar biasa itu. Betapa dunia dan orang-orang yang tidak menyukainya sangat rugi. Sosok emas yang indah itu seharusnya tetap bersama One Direction, band yang membawanya ke dunia internasional. Seharusnya ia tetap bersama keempat permata indah lainnya, yaitu niall, harry, louis, dan liam.
Rasanya One Direction agak berbeda bila tanpa Zayn Malik. Tidak ada lagi high-notes dalam lagu You & I, tidak ada lagi 'vas happenin', tidak ada zouis, tidak ada lagi bradford badboy. Semua kata 'tidak ada' itu sungguh menyakitkan. Dan pada akhirnya aku harus menerima kenyataan bahwa idolaku memang tidak ada lagi di grup One Direction.
***
Hari itu matahari di Kota London sangat terik. Panasnya seakan ingin membakar semangat setiap orang yang sedang sibuk di luar rumah. Harusnya hari ini aku bersantai di rumah karena aku mengambil cuti untuk pekerjaan sebagai desainer. Tapi, si Huge Boss yang sangat galak itu menyuruhku ke butiknya untuk menyiapkan pakaian seorang artis. Butiknya memang sangat terkenal dikalangan artis dan pejabat. Banyak sekali artis yang telah datang ke butik "TOPSHOP", diantaranya ada Ariana Grande, Taylor Swift, Justin Bieber, Avril Lavigne, Bruno Mars, Westlife, dan artis asia seperti Mario Maurer, Lee Min Ho, Park Shin Hye, dan artis lainnya yang menjadi langganan di butik tersebut. Tentunya One Direction adalah salah satu langganan mereka.
Aku berjalan menyusuri trotoar dengan gedung-gedung tinggi disebelah kanan dan kiriku. Jalan yang dipenuhi dengan mobil-mobil mewah. Dan beberapa turis mancanegara yang berjalan beriringan denganku. Pemandangan ini tak mengherankan bagiku. Sejak empat tahun terakhir aku telah tinggal di London. Aku sebelumnya tinggal di Indonesia. Aku lahir dari seorang ibu yang berstatus warga negara Inggris dan ayahku orang Indonesia. Mereka bertemu di University of Edinburgh. Ibuku dengan jurusan art&design, dan ayah jurusan sastra inggris. Sebenarnya ayah disana karena ada pertukaran pelajar. Akhirnya mereka saling jatuh cinta dan lahirlah aku dan adik perempuanku yang kini berusia 15 tahun. Sejak lahir hingga usia 5 tahun aku tinggal di tanah kelahiranku, yaitu London. Namun keluarga ayah ingin melihatku dan aku dibawa pulang ke Indonesia. Selama 12 tahun aku hidup di tempat kelahiran ayah. Aku mengikuti kelas akselerasi, sehingga saat usiaku 17 tahun aku sudah masuk kuliah dan berkuliah di universitas yang sama dengan kedua orang tuaku. Aku menyelesaikan kuliahku di jurusan desain selama 4 tahun. Setelah lulus, dengan cepat aku menemukan pekerjaan. Butik inilah yang menjadi tempat pertamaku bekerja. Pemilik butik ini adalah adik perempuan ibuku. Aku sering memanggilnya Huge Boss karena dia besar dan tinggi meskipun dia seorang wanita. Tapi dia itu sangat baik dan perhatian pada karyawan-karyawannya. Tentu saja tidak untuk saat ini. Karena hari liburku yang seharusnya untuk tidur justru di manfaatkan olehnya agar aku bekerja. Aku sudah sangat sukses dengan bekerja disini. Sebenarnya aku bisa saja membuka butik sendiri dengan desain-desain yang kubuat, tapi ibuku bilang untuk sementara tetaplah bekerja dengan dia. Itulah yang dikatakan ibuku seminggu yang lalu. Baiklah, aku turuti saja.
Dan pada akhirnya memang aku bertemu dengan One Direction di butik tersebut. Aku sangat senang sekali melihat mereka. Berfoto, tanda tangan, berbincang-bincang bahkan menyentuh beberapa bagian tubuh mereka untuk ku ambil ukurannya. Wah, senang rasanya. Mereka juga tahu bahwa aku telah menyukai mereka sejak mereka tampil di X Factor. Yah, kurang lebih lima tahun lah.
Aku kembali fokus ke jalanan yang sedang aku lalui. Dan sampailah di butik "TOPSHOP". Sebuah mobil Bentley Contintental GT warna hitam terparkir didepan butik. Rasanya aku kenal dengan mobil itu, pikirku.
Aku masuk melalui pintu depan dan menyapa karyawan lainnya. Walaupun statusku juga karyawan tapi aku ini semacam di anak-emaskan oleh Bibi Rose, nama boss-ku alias saudara ibuku. Butik ini terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama untuk pembeli biasa, lantai kedua untuk tamu istimewa seperti artis, dan lantai ketiga layaknya rumah kedua untuk Bibi Rose.
Aku menaiki tangga ke lantai dua. Lalu menemukan Bibi Rose sedang mondar mandir di depan pintu dengan wajah cemas dan khawatir. Gerakannya berhenti ketika melihatku sampai di anak tangga yang terakhir. Seketika ia mengejar dan memelukku.
"Untunglah kau datang. Aku tidak tau lagi siapa yang melayani tamu kita di dalam selain kau. Ayo cepat masuk dan tunjukkan desain-desainmu padanya," Bibi Rose mendorong punggungku masuk ke dalam ruangan VIP untuk tamu istimewa.
Kemudian aku masuk dan melihat sosok maskulin itu. Selama hampir tiga minggu tidak pernah muncul di televisi, tidak pernah menyapa penggemar di akun media sosialnya, kini dia berdiri di dekat kaca besar yang terletak di sisi depan ruangan itu. Ia mengamati jalanan kota London dibawahnya melalui kaca besar tersebut. Ia terlihat lebih muda dengan memotong janggut dan kumisnya.
Setelah menyadari ada seseorang yang masuk, ia menoleh dan tersenyum. Aku tergagap diberikan senyuman hangat semacam itu. Lalu aku berkata dengan suara agak bergetar, "Zayn... Malik.” Aku masih tidak percaya melihatnya. Walaupun aku sudah beberapa kali melihatnya tapi ini adalah pertama kalinya setelah berita itu muncul.
Zayn berjalan mendekat lalu duduk disalah satu sofa yang ada di ruangan itu. Melihat kenyataan bahwa diruangan itu hanya ada Zayn, dan tidak ada the boys yang lain membuatku sedih. Benar, hanya ada Zayn. Manager atau asistennya yang biasa mendampingi pun tidak ada.
"Maaf terlalu lama menunggu, saya akan mengambilkan beberapa pakaian untuk Anda coba," aku beranjak dari tempatku berdiri dan hendak melangkah masuk ke ruang penyimpanan baju tapi Zayn menghentikanku.
"Tidak usah. Duduklah. Aku ingin bicara sebentar," Zayn menepuk-nepuk sofa di sampingnya.
Aku bingung dengan perkataannya. Tapi akhirnya aku hanya menurut saja.
"Aku tidak tau harus cerita ke siapa. Aku juga tidak tau sebenarnya keputusanku ini benar atau tidak. Menurutmu aku harus bagaimana?" Zayn menatapku lekat.
Ah, aku bisa meleleh melihat tatapannya itu. "Kau bilang kau ingin hidup normal layaknya manusia pada umumnya. Jadi sekarang kau bisa memiliki kehidupan yang seperti itu, iya kan?"
"Lalu, apa menurutmu keputusanku salah?" Tanya zayn lagi.
Aku berpikir sejenak, lalu berkata,"One Direction without you.. It looks so wrong. Mereka tidak akan pernah sama tanpamu, Zayn. Aku tidak yakin keputusan itu salah atau benar. Jika keputusanmu itu salah, kau bisa kembali dengan mereka lagi. Mereka akan selalu menerimamu kapanpun. Aku selalu mendukung keputusanmu, Zayn."
Zayn tidak menanggapi perkataanku, tapi kini ia bersedih hendak menitikkan air matanya. "Aku sedih melihat para fans yang memintaku untuk kembali, yang menyayangkan kepergianku ini. Dan semakin kesini, hidupku justru terasa semakin salah tanpa ada mereka," Zayn akhirnya benar-benar menangis.
Ia memandangku sejenak dan berkata,"Aku sangat cengeng ya"
Aku mengelus bahunya,"Tidak apa-apa. Jika kau ingin menangis, menangislah."
Kemudian setelah tiga puluh menit berlalu, Zayn benar-benar berhenti menangis.
"Sudah merasa baikan?" tanyaku.
Ia mengangguk dan memelukku sambil berbisik, "Terima kasih".
Jantungku berhenti berdetak seketika itu juga. Ini bukan hanya perasaan suka dengan idola, aku yakin ini perasaan suka yang sesungguhnya.
Zayn melepaskan pelukannya dan berkata, "Kau bisa bernafas sekarang".
Rupanya dia tau aku sedang menahan nafas tadi. Ah, aku malu sekali. Pasti wajahku sudah mirip kepiting rebus.
Dia berdehem pelan untuk menghilangkan suasana tidak nyaman ini. "Aku akan bertanya sekali lagi, menurutmu apa aku harus kembali kepada mereka?"
Aku menghembuskan nafas pelan, lalu menjawab, "Sebelum aku memberikan jawabannya aku akan membuat pengakuan sedikit. Aku menyukaimu. Aku menyukai suara emasmu. Aku menyukai penampilanmu. Aku menyukaimu karena kamu sangat menyayangi keluargamu. Aku menyukaimu karena kamu mau bertahan sampai sekarang. Walaupun kamu sudah tidak menjadi bagian mereka dalam penglihatanku, tapi kamu tetap ada di dalam hatiku. Meskipun ada beberapa orang di dunia ini yang tidak menyukaimu dan menganggapmu sebagai suatu hal yang tidak pantas di kota ini atau bahkan di dunia ini, aku akan selalu berada di pihakmu." Aku memandangnya sebentar dan berkata lagi,"Jadi, jika kau bertanya apakah kau harus kembali pada mereka? Kurasa jawabanku adalah iya. Jangan dengarkan komentar-komentar negatif tentang dirimu. Jadikan itu sebagai penyemangat. Masih banyak yang lebih menyukaimu daripada yang membencimu. Tapi apabila kamu menunjukkan ketulusanmu kepada dunia, aku yakin mereka akan tertarik dan menyukaimu," aku mengakhiri perkataanmu dengan tersenyum ke arahnya. Dan aku kembali melihat air matanya turun.
Dia memelukku lagi dan mengatakan, "Terima kasih sekali. Akhirnya aku menemukan jawabannya."
Aku tersenyum, "Syukurlah. Kuharap itu adalah yang terbaik untukmu, Zayn."
***
Pertemuan dengan Zayn minggu lalu membuatku senang sekaligus sedih. Tapi lega rasanya bisa mengungkapkan semua yang ada dipikiranku kepadanya. Setidaknya aku telah memberinya semangat dan masukan walau itu cuma sedikit.
***
Tepat lima bulan sejak Zayn keluar dari One Direction. Dan juga tepat setelah pertemuan itu, Zayn tidak pernah lagi ke butik kami. Sore nanti aku akan menonton konser One Direction di Ullevaal Stadion. Dan sejak tiga hari yang lalu aku sudah merengek kepada Bibi Rose agar mengijinkanku libur hari ini. Dan berhasil. Saat ini aku tengah menyiapkan pakaian dan aksesoris yang akan kukenakan nanti di konser. Berbagai pernak-pernik One Direction berantakan di atas kasur. Ada syal, topi, lightstick, poster, dan kaos. Jumlahnya sangat banyak. Syal ada 12, topi ada 30, lightstick berjumlah 8, poster hampir 50 tapi ada beberapa yang disimpan dan ditempel di dinding, dan kaos yang jumlahnya sekitar 31, ada yang lengan panjang-lengan pendek, warna putih-item-biru-merah.
Dan tidak hanya itu, rak buku besar di samping kanan tempat tidurku, ada dua lusin buku tentang one direction dan majalah-majalahnya yang aku koleksi. Butuh kerja keras untuk mengoleksi semua itu.
Hhh, aku mendesah menyerah. Aku terlalu pusing melihat tempat tidurku berantakan. Akhirnya aku memilih memakai kaos putih bergambar 5 personil One Direction dengan syal merah yang bertuliskan 'One Direction', lalu sepatu cat, jam tangan dan gelang One Direction. Tak lupa membawa poster. Walaupun usiaku sudah 21 tahun~lumayan tua~ tapi aku masih terlihat muda dan memiliki energi anak muda. Saudara-saudaraku saja mengira aku masih kuliah. Terbukti kalau aku memang tidak tua. Hehe..
***
     Marianne, salah seorang temanku yang juga directioner menjemputku ke apartemen dan memberikan tumpangan untukku. Kami berangkat bersama. Sesampainya disana kami melihat stadion itu ramai sekali. Padahal konser baru dimulai pukul 17.00 sore nanti. Dan ini baru pukul 12.28 siang.
         Setelah menunggu sekitar empat jam, akhirnya gerbang stadion dibuka. Dan ratusan penonton berusaha memasukinya dengan berdesak-desakan. Di dalam stadion sudah tertata panggung yang mewah dengan layar besar di samping kanan kirinya dan lampu-lampu yang menempel di atas panggung. Aku membeli tiket VVIP dan mendapat tempat didepan panggung. Konser ini dibuka oleh band asal Australia bernama 5 Seconds Of Summer dengan single terpopulernya berjudul Amnesia.
     Lima belas menit berlalu sejak konser ini dimulai, One Direction baru muncul. Mereka membawakan salah satu lagu hitsnya yaitu More Than This. Ada surprise yang tak terduga, yaitu Zayn muncul dengan menyanyikan part-nya.

I've never had the words to say,
But now I'm askin' you to stay
For a little while inside my arms,
And as you close your eyes tonight,
I pray that you will see the light,
That's shining from the stars above

    Seketika itu juga penonton berteriak. Aku tak mau kalah. Dan tak kusadari ternyata aku meneteskan air mata. “Zayn... Zayn....” teriakku. Setelah lagu itu selesai, Zayn berkata, “I miss you and thank you for waiting”. Suara teriakan semakin bertambah keras.
      Sampai lagu ketujuh, Zayn tetap bergabung dan ikut bernyanyi dengan One Direction. Ketika mereka hendak berganti ke lagu yang ke delapan, Zayn berkata “Ada seseorang yang membuatku berpikir untuk kembali kesini, untuk kembali ke panggung dimana aku berdiri saat ini, untuk kembali menghibur kalian. Dia sekarang ada disini. Dan dialah orang yang akhirnya membuatku jatuh cinta.”
            “Wow, who is she?” kata Louis.
            “Aku rasa dia tipeku juga,” ucap Harry sambil tersenyum.
         “Aku tidak akan menunjukkan siapa dia. Karena aku belum menembaknya secara langsung. Aku tidak mau jika aku tunjukkan sekarang dan ternyata dia tidak menerimaku. Aku pasti akan malu. Jadi tunggu saja,” lanjut Zayn membuat penonton penasaran.
           Pernyataan Zayn barusan membuatku terkejut. Sebentar lagi dia akan memiliki seorang pacar? Antara perasaan senang dan sedih aku mendengarnya. Senang karena nanti akan ada seseorang yang bisa memperhatikannya, dan sedih karena aku pikir aku benar-benar telah menyukainya.
            Pukul 20.00 malam konser telah selesai. Penonton berhamburan keluar dari stadion. Aku dan Marianne juga berjalan menuju pintu keluar, lalu nada dering sms dari handphone-ku berbunyi. Aku membukanya dan tertulis di layar “Please, come to the backstage.”
            “Mer, kamu pulang dulu. Ada urusan yang harus kukerjakan dulu. Nanti aku akan naik taksi,” kataku pada Marianne.
            “Benarkah kau tidak apa-apa naik taksi?” tanya Marianne khawatir.
            “No problem. Aku pergi dulu,” aku pun memutar langkahku kembali ke arah stadion.
            Aku hendak masuk ke backstage tapi ada dua penjaga disana. Aku bingung akan mengatakan apa. Dan untungnya dari dalam ada Zayn muncul. Dia bicara kepada kedua petugas itu dan akhirnya kedua petugas itu tersenyum dan membiarkanku masuk.
            Aku dibawa olehnya ke sebuah ruangan dan disana ada the boys yang lain dan juga manager-nya. Aku masih tidak mengerti dengan apa yang sedang dilakukan Zayn, tapi aku akhirnya tersenyum kepada mereka. Zayn menoleh kearahku dan menunjukkan wajah seriusnya.
            Dia mulai berbicara, “Perkenalkan, dia adalah Renee Valesia. Dia seorang desainer di butik TOPSHOP. Dan inilah orang yang aku ceritakan itu.”
            Kelima orang laki-laki di ruangan itu manggut-manggut mengerti. Kelihatannya hanya aku seorang yang tidak mengerti semua ini. Lalu aku bertanya, “Apa maksudnya ini?”
        “Renee, kau adalah orang yang Zayn ceritakan tadi sewaktu di panggung. Tadi kau menontonnya kan?” tanya Liam.
            Aku berusaha mencerna dan mengingat kejadian per kejadian di panggung. Aku terkejut ketika aku mengingat tentang seseorang yang disukai Zayn. “Jadi, itu adalah.. aku?” tanyaku masih tak percaya.
         Zayn memintaku untuk berbincang-bincang dengan mereka dan ia akan segera berganti pakaian untuk mengajakku makan malam. Itu yang dikatakannya padaku sebelum dia pergi meninggalkan ruangan itu.
                                                                        ***
            Zayn mengajakku keluar dari ruangan itu dan memberi jaketnya untuk menutupi wajahku. Dia bilang, “Sebelum kau terlihat cantik, kau tidak boleh meperlihatkan batang hidungmu ke media.” Aku sedikit kesal ucapannya itu. Tapi aku yakin itu hanya bercanda.
            Aku masuk ke mobil asistennya dan kami berdua duduk di kursi penumpang. Mobil melaju ke sebuah toko yang sangat terkenal, toko yang masih sangat bagus dibandingkan dengan butik milik bibi-ku. Kami masuk dan sudah ada pelayan toko yang mengerti kedatangan kami. Lalu pelayan toko tersebut mengarahkanku untuk masuk ke ruangan. Lalu aku diberi sebuah gaun warna peach yang indah dengan panjang semata kaki. Setelah pelayan toko itu selesai merapikan pakaianku, ia mengajakku keluar dan bertemu dengan Zayn.
            Zayn terpukau melihat gaun yang kukenakan. Ia tersenyum dan meraih tanganku, kemudian melingkarkan tanganku ke lengannya. “Zayn, kita mau kemana?” tanyaku.
            “Bersiaplah, karena aku akan menunjukkanmu kepada dunia. Dan aku mengatakan sesuatu yang penting untukmu nanti,” Zayn kembali membuatku penasaran.
                                                                        ***
            Kami turun dari mobil hitam milik asistan Zayn dan masuk ke sebuah restoran mewah di kota London ini. Restoran dengan interior klasik itu membuatku terpana. Pengunjung yang ada disana hanya beberapa orang saja. Makanan di restoran ini pasti sangat mahal. Lagi-lagi, kami disambut oleh seorang pelayan. Dan ia mengantarkan kami ke salah satu meja yang berada dekat dengan pemain musik klasik. Pelayan itu pergi dan kembali lagi dengan membawakan makanan.
            Zayn mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Sebuah kotak warna merah yang didalamnya berisi cincin. Ia menujukkannya padaku sambil berkata, “Terimalah aku”.
            Aku pun tersentak kaget. Ucapan Zayn yang sangat singkat itu membuat jantungku berdebar dan aku merasa sangat gugup. Aku masih tidak percaya Zayn menyatakan perasaannya padaku dan kini memintaku untuk menerimanya.
       “Aku sungguh-sungguh menyukaimu. Kau satu-satunya orang yang mampu membuatku nyaman,” Zayn menatap kedua mataku dengan hangat.
            Aku pun mengangguk pelan.
Zayn menyematkan cincin itu ke jari manisku dan berkata, “Terima kasih, sayang. Apakah tidak apa-apa jika hidupmu nanti akan sedikit terganggu karena pekerjaanku ini?”
            “Tentu saja tidak. Aku mampu menerima segala yang ada pada dirimu. Dan aku akan selalu mendukungmu,” jawabku dengan perasaan bahagia.
            Zayn bangkit dari kursinya dan mendekatiku, kemudian ia mencium keningku dengan lembut.
                                                                        ***

Judul ff ini sungguh nggak nyambung sama isinya. Habis gue bingung mau kasih judul apa. Dan itu judulnya juga semacam sebuah harapan, bahwa Zayn Malik bakal kembali ke kamu (directioners & the boys).
Tulisan ini sebenarnya terinspirasi oleh novel-nya Kak Ilana Tan yang berjudul “Summer In Seoul”. Yaitu tentang seorang gadis biasa berprofesi sebagai desainer dan bertemu dengan penyanyi bernama Jung Tae Woo. Tapi bedanya, kalau di novel Kak Ilana Tan tokoh ceweknya nggak ngefans sama si penyanyi.

Novel itu sangat aku rekomendekasikan banget deh. Jangan lupa, belinya sekalian satu paket, isinya novel tetralogi empat musim karya Ilana Tan. Eh, beli dua paket ya.. buat aku sekalian. Mbak-mas yang baik, cantik, ganteng, kalau bisa beliin aku juga yaa. Dulu pernah baca tetralogi-nya tapi minjem temen. Sekarang pengen punya sendiri, apalagi cover novelnya udah ganti tambah bagus. Yang baik hati, boleh dong kirimin paket novel-nya ke rumahku. Hehe... Tak doain nanti disayang Tuhan dan masuk surga. Amin J
Continue reading Back For You